Children in the DPR Korea
Under the Leadership of Great Commanders
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Kasus Korupsi BUMD Sumsel, Petinggi dan Mantan Karyawan Bank Mandiri Palembang Dipanggil KPK

LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Jumat, 02 Desember 2022, 13:47 WIB
Kasus Korupsi BUMD Sumsel, Petinggi dan Mantan Karyawan Bank Mandiri Palembang Dipanggil KPK
Ilustrasi Gedung KPK/RMOL
Petinggi dan mantan pegawai Bank Mandiri Cabang Palembang dipanggil tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam perkara dugaan korupsi terkait kerja sama dalam pengangkutan batubara pada BUMD milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel).

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, hari ini, Jumat (2/12), tim penyidik mengagendakan pemeriksaan terhadap dua orang sebagai saksi.

"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan," ujar Ali kepada wartawan, Jumat siang (2/12).

Kedua orang saksi yang dipanggil, yaitu Nani Triana selaku Branck Operations Manager Bank Mandiri Cabang Palembang; dan Anna Zuwarmy selaku mantan karyawan Bank Mandiri Cabang Palembang.

KPK pada Jumat (2/9) mengumumkan secara resmi bahwa pihaknya sedang melakukan penyidikan perkara baru ini. Namun demikian, mengenai konstruksi lengkap perkara, pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dan pasal yang disangkakan akan disampaikan KPK ketika proses penyidikan tersebut cukup dan dilanjutkan dengan upaya paksa penangkapan maupun penahanan.

Berdasarkan sumber Kantor Berita Politik RMOL, salah satu pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Dirut PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS) tahun 2019-2021, Sarimuda.

Perkara ini mengakibatkan kerugian negara miliaran rupiah. Bahkan, anak kandung tersangka Sarimuda, yakni Surya Perdana Wicaksana diduga menerima aliran dananya hingga miliaran rupiah.

Sarimuda sendiri sudah dilakukan pemeriksaan sebanyak dua kali sebagai tersangka, yakni pada Kamis (24/11) dan Jumat (25/11).

ARTIKEL LAINNYA