Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Bripka RR Ternyata Tolak Tembak Brigadir J karena Tak Kuat Mental

LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Senin, 12 September 2022, 19:52 WIB
Bripka RR Ternyata Tolak Tembak Brigadir J karena Tak Kuat Mental
Irjen Ferdy Sambo saat melakukan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J/Repro
Brigadir RR disebut sempat menyatakan ketidakberanian saat diminta menembak Brigadir J oleh mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo.

Hal tersebut disampaikan kuasa hukum Bripka RR, Erman Umar saat menjelaskan detik-detik sebelum pembunuhan Brigadir J sebagaimana disampaikan Bripka RR. Ketidakberanian kliennya ia sampaikan saat menceritakan dialog antara Bripka RR dan Ferdy Sambo di rumah pribadi Sambo di Jalan Saguling, Mampang, Jakarta Selatan.

"Sambo bertanya, 'berani enggak kau tembak Yosua?', 'Tidak berani Pak karena saya tidak kuat. Mental saya tidak kuat'," ujar Erman Umar dikutip dari YouTube Narasi Newsroom, Senin (12/9).

Setelah menyampaikan ketidakberaniannya, RR yang berada di lantai dua lantas diminta memanggil RE di lantai satu kediaman Ferdy Sambo.

RR turun menggunakan lift dan menyampaikan kepada RE. Saat RE naik ke lantas dua, Bripka RR memutuskan untuk tetap duduk di lantai 1. Tak lama berselang, muncul istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Setelah itu, Putri menyampaikan kepada para ajudan dan sopirnya untuk melakukan isolasi ke rumah dinasnya di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Setelah berada di Duren Tiga, Ferdy Sambo bersama Bharada E dan Brigadir J yang ikut ke Duren Tiga langsung menaiki lantas atas. Tak lama, Bripka RR diminta ikut ke atas. Di situ sudah ada Brigadir J dan RE.

"Jadi dia (RR) tidak mendengar rencana penembakan, lalu RE menembakkan ke arah dada Yosua," tandas Erman Umar.
EDITOR: DIKI TRIANTO

ARTIKEL LAINNYA