Liga RMOL
Liga RMOL Mobile
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Temui Manajemen PT Kawan Lama Group, Suami Korban Dugaan Pelecehan Seksual Minta Dua Hal

LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA
  • Senin, 15 Agustus 2022, 23:03 WIB
Temui Manajemen PT Kawan Lama Group, Suami Korban Dugaan Pelecehan Seksual Minta Dua Hal
Richo Pramono suami dari terduga korban pelecehan seksual mendatangi kantor istrinya di PT. Kawan Lama Group/RMOL
Richo Pramono suami dari terduga korban pelecehan seksual mendatangi kantor istrinya di PT. Kawan Lama Group yang berada di Kembangan, Jakarta Barat, Senin (15/6).

Richo datang dengan istri dan bertemu dengan pihak manajemen selama kurang lebih dua jam. Dalam pertemuan tersebut, Richo meminta dua hal kepada pihak manajemen.

Pertama, menginginkan istrinya untuk keluar dari kantor secepatnya, dan Richo menyebut manajemen perusahaan menyanggupi hal tersebut.

"Sudah disetujui dan ada suratnya dan ada parafnya, jadi secara administratif tetap berjalan karena mereka membutuhkan proses sistemnya untuk pengunduran diri karyawan. Ini suratnya sudah di tanda tangan dan diparaf oleh pimpinannya. Per tanggal 15 hari ini istri saya dinyatakan keluar," kata Richo kepada wartawan.

Untuk tuntutan kedua, ia meminta pihak perusahaan memberikan sanksi berupa pemecatan bagi oknum karyawan yang diduga melakukan pelecehan terhadap istrinya.

"Tuntutan saya adalah untuk dilakukan pemecatan secara tidak hormat kepada pelaku yang terlibat," kata Richo.

Namun, untuk hal pemecatan, Richo menyebut pihak perusahaan masih harus melakukan investigasi mendalam.

Meski begitu, bila nantinya perusahaan telah mengambil keputusan. Richoberjanji akan bersikap kooperatif.

"Apapun yang menjadi keputusan perusahaan, saya kooperatif," ujar Richo.

Sementara itu, PT. Kawan Lama Group buka suara terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan karyawannya.

Vice President Corp. Goverment Relations Kawan Lama Group, Dasep Suryanto menjelaskan pihaknya telah mendalami persoalan ini secara internal dengan melakukan pemeriksaan. 

"Terkait dengan case yang sekarang sedang terjadi yang diberitakan di mana-mana ini, kami perusahaan sedang melakukan pendalaman, sebetulnya yang terjadi seperti apa supaya kami bisa menentukan sikap dan tindakan kepada yang diduga pelaku ini," kata Dasep saat ditemui di kantor Kawan Lama, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (15/8). 

Diketahui sebelumnya, seorang karyawan perusahaan ternama di Indonesia diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh rekan kerjanya. Kronologis dugaan kasus itu diceritakan oleh suami korban dan viral di media sosial. 

"(Pelecehan) Istri saya mendapat pelecehan berupa chat di grup pertemanan kantornya. Cerita berawal saat istri diminta menjadi model foto produk kantornya," tulis Richo Pramono dalam unggahan di twitter dengan akun @jerangkah yang dikutip redaksi, Senin (15/8).  

Saat itu korban berinisial RA tengah menjadi model sukarela dalam memperkenalkan produk. Namun, saat sesi foto, ada salah seorang fotografi yang memotret bagian tubuh RA. Bagian tubuh itu pun menjadi bahan pembicaraan di WA Group.  

"Bukan hanya tidak ijin, foto tersebut diambil saat istri belum siap untuk memulai proses pemotretan. Masih fitting. Itu kenapa masih ada bra yg melekat di punggung. Beda dengan foto hasil yg digunakan unit bisnisnya," sambung Richo dalam unggahannya.
EDITOR: IDHAM ANHARI

ARTIKEL LAINNYA