Sembilan Calon Presiden 2024
Sembilan Calon Presiden 2024
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Rahmat Effendi Jadi Tersangka TPPU, KPK Panggil Sekwan DPRD hingga 10 Pejabat Pemkot Bekasi

LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Senin, 04 April 2022, 11:29 WIB
Rahmat Effendi Jadi Tersangka TPPU, KPK Panggil Sekwan DPRD hingga 10 Pejabat Pemkot Bekasi
Walikota Bekasi nonaktif, Rahmat Effendi/RMOL
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Bekasi hingga 10 pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dijadwalkan menjalani pemeriksaan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini, Senin (4/4). Mereka akan diperiksa terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Walikota Bekasi nonaktif, Rahmat Effendi (RE) alias Pepen.

"Hari ini (Senin, 4/4) bertempat di Gedung Merah Putih KPK, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan saksi-saksi untuk tersangka RE," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Senin siang (4/4).

Saksi-saksi yang dipanggil yaitu Hanan selaku Sekwan DPRD Kota Bekasi; Arif Maulana selaku Kepala Dinas Bina Marga Pemkot Bekasi; Innayatullah selaku Kepala Dinas Pendidikan Pemkot Bekasi; Aan Suhanda selaku Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan Daerah Pemkot Bekasi.

Selanjutnya, Abi Hurairoh selaku Kasatpol PP Pemkot Bekasi; Rina Oktavia selaku Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Kota Bekasi; Yayan Yuliana selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Bekasi.

Kemudian, Kusnanto selaku Direktur Utama RSUD Kota Bekasi; Tanti Rohilawati selaku Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Bekasi; Dadang Ginanjar selaku Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Bekasi; dan Karto selaku Kepala BKPSDM Pemkot Bekasi.

Pepen sendiri telah resmi kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Kini Pepen juga menyandang status tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Sebelumnya Pepen juga sudah berstatus tersangka untuk kasus suap terkait pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemkot Bekasi. Proses penyidikan kasus ini pun saat ini masih berlangsung.
EDITOR: AGUS DWI

ARTIKEL LAINNYA