Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Bukan Abai apalagi Menghina, KPK Bantu Salurkan Pegawai Tidak Lolos TWK Jadi Agen Antikorupsi Instansi Lain

LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Selasa, 14 September 2021, 19:23 WIB
Bukan Abai apalagi Menghina, KPK Bantu Salurkan Pegawai Tidak Lolos TWK Jadi Agen Antikorupsi Instansi Lain
Ilustrasi gedung KPK/Net
Bukan mengabaikan maupun menghina, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya membantu para pegawai yang dinyatakan tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk disalurkan ke institusi lain di luar KPK.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK, Cahya H. Harefa mengatakan, menanggapi berbagai opini yang berkembang mengenai penyaluran kerja bagi pegawai, KPK bermaksud membantu pegawai yang tidak memenuhi syarat diangkat menjadi ASN yang mengajukan permintaan untuk disalurkan ke institusi lainnya.

"KPK akan membantu pegawai untuk disalurkan bekerja di tempat lain sesuai dengan pengalaman kerja dan kompetensi yang dimilikinya," ujar Cahya kepada wartawan, Selasa malam (14/9).

Menurut Cahya, tidak sedikit institusi yang membutuhkan spesifikasi pegawai sesuai yang dimiliki insan KPK. Oleh karenanya, penyaluran kerja tersebut bisa menjadi solusi sekaligus kerjasama mutualisme yang positif.

"Penyaluran kerja bagi pegawai KPK tersebut sebetulnya juga sesuai dengan program KPK yang telah lama dicanangkan, yaitu untuk menempatkan insan KPK sebagai agen-agen antikorupsi di berbagai instansi dan lembaga," kata Cahya.

Selanjutnya kata Cahya, untuk dapat bekerja di instansi tujuan, sepenuhnya akan mengikuti mekanisme dan standar rekrutmen yang ditetapkan oleh instansi tersebut.

Diungkapkan Cahya, ada salah satu pegawai KPK yang mengajukan permohonan disalurkan ke institusi lain. Keinginan besar pegawai itu, dikatakan Cahya, ingin  menyebarkan nilai-nilai antikorupsi di tempat lain di luar KPK.

Cahya menjelaskan, KPK berharap niat baik lembaga antirasuah itu dimaknai secara positif. Sebab, penyaluran kerja ini tentu memberikan manfaat langsung bagi pegawai yang bersangkutan.

"Institusi kerja yang baru, juga bagi KPK sendiri untuk memperluas dan memperkuat simpul antikorupsi di berbagai institusi," pungkas Cahya.

ARTIKEL LAINNYA