Farah.ID
Farah.ID

Diperintahkan Edhy Prabowo, Putri Elok Ungkap Serahkan Seribu Buku Senilai Rp 100 Juta Lebih Ke Akmil

LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Selasa, 18 Mei 2021, 14:56 WIB
Diperintahkan Edhy Prabowo, Putri Elok Ungkap Serahkan Seribu Buku Senilai Rp 100 Juta Lebih Ke Akmil
Sidang perkara suap izin ekspor benur dengan terdakwa Edhy Prabowo/RMOL
Fakta baru muncul di persidangan perkara dugaan suap izin ekspor benih bening lobster (BBL) dengan terdakwa Edhy Prabowo selaku mantan Menteri Kelautan dan Perikanan dkk.

Fakta baru yang dimaksud adalah, adanya pemberian seribu buku dari Edhy Prabowo saat menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan untuk diberikan kepada Akademi Militer (Akmil).

Fakta itu muncul saat tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami keterangan saksi Putri Elok selaku Sekretaris Pribadi (Sespri) Edhy di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (18/5).

"Pernah pak, waktu itu Pak Edhy ada makan siang dengan para taruna akademi militer, kemudian waktu makan siang Pak Edhy sempat menyampaikan beliau ingin memberikan sumbangan 1.000 buku untuk perpustakaan Akademi Militer," ujar Putri Elok.

Dari keinginan Edhy itu kata Elok, ia mendapatkan perintah dari Putri Tjatur selaku Staf khusus (Stafsus) untuk memilihkan buku uang ingin diberikan Edhy kepada Akmil.

"Kemudian dari situ saya menghubungi PT Balai Pustaka dan Gramedia untuk memilih buku dan memesankan, cuma untuk pembayaran itu Mas Amiril semua," kata Elok.

Jaksa pun membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) saksi Elok terkait pembelian buku tersebut.

"Di BAP saksi totalnya per 24 Agustus, nilai pembelian buku totalnya Rp 101.085.600, pembelian buku untuk Balai Pustaka senilai Rp 44.391.600 dan pembelian di Gramedia Rp 56.694.000," kata Jaksa dan diamini Elok.

Akan tetapi, Jaksa tidak mendalami lebih lanjut terkait sumber uang yang digunakan oleh Amiril Mukminin selaku Stafsus Edhy tersebut.

ARTIKEL LAINNYA