Hari Ini, Tim Teknis Bansos Dihadirkan Untuk Terdakwa Adi Wahyono Dan Matheus Joko Santoso

Goodie Bag Bansos/Net

Sidang perkara dugaan suap bantuan sosial (bansos) sembako Covid-19 dengan terdakwa Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso akan kembali digelar pada hari ini, Senin (3/5).

Sidang agenda pembuktian keterangan saksi-saksi akan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Untuk sidang hari ini melanjutkan saksi-saksi yang tanggal 28 April kemarin belum selesai diperiksa, tapi hanya untuk Terdakwa Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (3/5).

Saksi-saksi yang akan kembali dihadirkan ada empat orang. Yaitu, Rosehan Ansyari, Robin Saputra, Iskandar Zulkarnaen, dan Firmansyah.

Keempatnya merupakan tim teknis bansos di Kementerian Sosial (Kemensos) yang sebelumnya pada Rabu (28/4) juga telah dihadirkan sebagai saksi di persidangan terdakwa Juliari Peter Batubara selaku mantan Menteri Sosial.

Selain itu, pada sidang Rabu (28/4), juga ada saksi lainnya bernama Rizki Maulana yang juga merupakan tim teknis bansos. Untuk saksi Rizki telah selesai memberikan keterangan di persidangan. Baik untuk terdakwa Juliari, Adi maupun Joko. Sehingga, Rizki tidak kembali dihadirkan hari ini untuk melanjutkan sidang terdakwa Adi dan Joko.

Dalam perkara ini, Juliari didakwa menerima uang sebesar Rp 32.482.000.000 saat menjabat sebagai Menteri Sosial. Uang itu terdiri dari Rp 1.280.000.000 dari Harry Van Sidabukke, Rp 1.950.000.000 dari Ardian Iskandar Maddanatja selaku Direktur Utama (Dirut) PT Tigapilar Agro Utama (TAU) dan Rp 29.252.000.000 dari para vendor penyedia bansos lainnya.

Uang itu diterima dalam kurun waktu sekitar Mei 2020 hingga Desember 2020 melalui Joko dan Adi yang merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) di Kemensos.

Sementara itu, pihak pemberi suap dalam perkara ini yaitu Harry dan Ardian sudah dituntut oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK dengan tuntutan empat tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider empat bulan kurungan. Kedua pihak pemberi suap itu akan divonis pada Rabu (5/5).

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Farah Zoomtalk Spesial Ramadhan • Bincang Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah

Minggu, 09 Mei 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Mengenal Tradisi Ramadhan Di Uzbekistan

Senin, 10 Mei 2021

Artikel Lainnya

Hari Ini, JPU KPK Hadirkan 12 Saksi Di Sidang Edhy Prabowo Dkk
Hukum

Hari Ini, JPU KPK Hadirkan 1..

11 Mei 2021 11:11
Rio Capella Ungkit Kasus Bibit, Chandra, Dan Samad Yang Tanpa Kontrol Saat Pimpin KPK
Hukum

Rio Capella Ungkit Kasus Bib..

11 Mei 2021 10:29
Sidang Tes Swab, Habib Rizieq Hadirkan Ketum PA 212 Jadi Saksi Meringankan
Hukum

Sidang Tes Swab, Habib Rizie..

11 Mei 2021 08:56
Said Salahudin Serukan Pemohon Sengketa PSU Di MK Tuntut KPU, Jika Gugatan Pilkada Jilid II Dianggap Tidak Berkepastian Hukum
Hukum

Said Salahudin Serukan Pemoh..

11 Mei 2021 05:57
Kenapa PSU Pilkada 2020 Kembali Digugat? Begini Penjelasan Jubir MK
Hukum

Kenapa PSU Pilkada 2020 Kemb..

11 Mei 2021 02:29
Ahli Pidana Nilai Program Kapolri Listyo Bangun Format Polisi Masa Depan
Hukum

Ahli Pidana Nilai Program Ka..

10 Mei 2021 22:01
Tertangkap KPK-Bareskrim Polri, Bupati Nganjuk Berlakukan Tarif Jabatan Mulai Mulai Rp 10 Juta Sampai Rp 150 Juta
Hukum

Tertangkap KPK-Bareskrim Pol..

10 Mei 2021 18:55
Besok, Bupati Nganjuk Novi Rahman Dan 6 Tersangka Lainnya Akan Dipampang Di Bareskrim Polri
Hukum

Besok, Bupati Nganjuk Novi R..

10 Mei 2021 18:36