Kuasa Hukum Juliari Duga Suap Bansos Permainan Pribadi MJS Tanpa Campur Tangan Mensos

Mantan Menteri Sosial Juliari Batubara saat hadir dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat/RMOL

Uang suap yang didakwakan kepada Juliari Peter Batubara dalam kasus korupsi bansos sembako 2020 di Kemensos tidak berkaitan dengan eks Menteri Sosial dari PDIP tersebut.

Pasalnya, semua uang suap disita dari Matheus Joko Santoso (MJS) yang saat itu merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Menurut kuasa hukum Juliari, Maqdir Ismail, posisi MJS saat itu sangat penting karena dia yang menunjuk langsung para vendor pengadaan bansos sembako dan ada vendor teman dekat MJS.

"Semua itu disita dari Matheus Joko Santoso, tidak ada hubungannya dengan Pak Ari (Juliari). Ada sahabat dekat MJS menjadi vendor, apakah uang yang ada pada MJS adalah uang sebagai vendor atau uang ngutip dari pihak lain, ini kan nggak pernah jelas," kata Maqdir di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (21/4).

Ia menduga, uang diminta MJS dari para vendor pengadaan bansos untuk kepentingan pribadi. Permintaan fee patut diduga merupakan permainan MJS dengan membawa-bawa nama Juliari yang saat itu menjadi Mensos.

Maqdir juga mensinyalir bahwa dakwaan Juliari terima uang suap Rp 29,252 miliar berasal dari keterangan MJS yang ingin melempar kesalahan kepada Juliari yang saat itu merupakan atasanya.

Dengan begitu, kata Maqdir, seolah-olah MJS menerima uang suap atau fee dari pengadaan bansos karena perintah jabatan sehingga MSJ bisa lolos dari jeratan hukum. Padahal, pemberi suap Rp 29,252 miliar tidak ada karena sama sekali tidak pernah didakwa atau diadili.

"Artinya ini (dakwaan Rp 29,252 miliar) enggak bersumber dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, mungkin saja ini hanya berasal dari keterangan salah seorang terdakwa yang secara sengaja ingin melempar bola ke atas, dibuang ke atas seolah-olah dia jalankan perintah," tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Farah Zoomtalk Spesial Ramadhan • Bincang Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah

Minggu, 09 Mei 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Mengenal Tradisi Ramadhan Di Uzbekistan

Senin, 10 Mei 2021

Artikel Lainnya

Hari Ini, JPU KPK Hadirkan 12 Saksi Di Sidang Edhy Prabowo Dkk
Hukum

Hari Ini, JPU KPK Hadirkan 1..

11 Mei 2021 11:11
Rio Capella Ungkit Kasus Bibit, Chandra, Dan Samad Yang Tanpa Kontrol Saat Pimpin KPK
Hukum

Rio Capella Ungkit Kasus Bib..

11 Mei 2021 10:29
Sidang Tes Swab, Habib Rizieq Hadirkan Ketum PA 212 Jadi Saksi Meringankan
Hukum

Sidang Tes Swab, Habib Rizie..

11 Mei 2021 08:56
Said Salahudin Serukan Pemohon Sengketa PSU Di MK Tuntut KPU, Jika Gugatan Pilkada Jilid II Dianggap Tidak Berkepastian Hukum
Hukum

Said Salahudin Serukan Pemoh..

11 Mei 2021 05:57
Kenapa PSU Pilkada 2020 Kembali Digugat? Begini Penjelasan Jubir MK
Hukum

Kenapa PSU Pilkada 2020 Kemb..

11 Mei 2021 02:29
Ahli Pidana Nilai Program Kapolri Listyo Bangun Format Polisi Masa Depan
Hukum

Ahli Pidana Nilai Program Ka..

10 Mei 2021 22:01
Tertangkap KPK-Bareskrim Polri, Bupati Nganjuk Berlakukan Tarif Jabatan Mulai Mulai Rp 10 Juta Sampai Rp 150 Juta
Hukum

Tertangkap KPK-Bareskrim Pol..

10 Mei 2021 18:55
Besok, Bupati Nganjuk Novi Rahman Dan 6 Tersangka Lainnya Akan Dipampang Di Bareskrim Polri
Hukum

Besok, Bupati Nganjuk Novi R..

10 Mei 2021 18:36