Bertempat Di Polres Cimahi, KPK Panggil Pejabat Pemda Terkait Kasus Korupsi Bupati Aa Umbara

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna/Net

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dalam perkara dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) Covid-19 di Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Bandung Barat tahun 2020.

Saksi-saksi yang dipanggil hari ini, Senin (19/4), berasal dari para pejabat Pemda Bandung Barat dan pihak swasta.

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Polres Cimahi, Jalan Jenderal H. Amir Machmud No. 333, Cigugur Tengah, Kec. Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara KPK Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri, Senin (19/4).

Saksi-saksi tersebut adalah, Maman Sulaiman selaku asisten II pembangunan dan ekonomi Setda Pemda Bandung Barat; Rini Rahmawati selaku staf keuangan CV Bintang Pamungkas; Rian Firmansyah selaku swasta; Asep Lukman Hermawan selaku swasta.

Selanjutnya, Mitha Irniansyah selaku pengurus rumah tangga; H. Kokon Risman Wiguna selaku wiraswasta; Gina Tresnawati Utama selaku Wakil Direktur PT Jagat Dirgantara dan Keuangan CV Sentra Sayuran Garden City Lembang.

Kemudian, Rachmat Adang Syafaat selaku Kepala Dinas PUPR Bandung Barat; Dida Garnida selaku Wakil Direktur CV Jayakusuma Cipta Mandiri; Imam Santoso Mulyo selaku PNS; Nani Setia Ningsih selaku mengurus rumah tangga; Priyo Nugroho selaku bendahara pengeluaran pada Dinsos Bandung Barat.

Lalu, Asep Cahyadinata selaku Direktur Utama PT Jagat Dirgantara; Yusup Sumarna selaku Direktur CV Sentral Sayuran Garden City; Hardy Febrian Sobana selaku karyawan CV Jaya Kusuma Ciptamandiri dan CV Satria Jakatamilung; Diane Yuliandri selaku Kasubag Verifikasi Bagian Keuangan pada Sekretariat DPRD Bandung Barat.

Selanjutnya, Denny Indra Mulyawan S selaku wiraswasta; Donih Adhy Heryady selaku karyawan PT Jagat Dirgantara bagian administrasi umum; Heri Partomo selaku Kepala Dinsos Bandung Barat; Asep Saefudin selaku Direktur CV Satria Jakatamilung; Rerry Sri Rezeki selaku PNS pada Dinas PUPR Bandung Barat.

Erni Susianti selaku Kasubag program dan keuangan pada Dinas PUPR Bandung Barat; Anang Widianto selaku PNS pada Dinas PUPR Bandung Barat; Aan Sopian Gentina selaku PNS pada Dinas PUPR Bandung Barat; Candra Kusumawijaya selaku Kasi Pemeliharaan Bidang Binamarga Dinas PUPR Bandung Barat; Rita Nurcahyani selaku PNS pada Kasi SDM pada Dinas Kesehatan Bandung Barat; Tuty Heriyaty selaku PNS pada Kabid SDK Dinas Kesehatan Bandung Barat; dan Kamaluddin selaku ajudan Bupati.

"Saksi diperiksa untuk tersangka AUS (Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna)," pungkas Ali Fikri.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna (AUS) dan anaknya, Andri Wibawa (AW), sebagai pihak swasta resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi bansos Covid-19 dan ditahan pada 9 April 2021.

Atas perbuatannya, Aa Umbara disangkakan melanggar Pasal 12 huruf i dan atau Pasal 15 dan Pasal 12B UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 Juncto Pasal 56 KUHP.

Sedangkan Andri disangkakan melanggar Pasal 12 huruf i dan atau Pasal 15 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 Juncto Pasal 56 KUHP.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Farah Zoomtalk Spesial Ramadhan • Bincang Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah

Minggu, 09 Mei 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Mengenal Tradisi Ramadhan Di Uzbekistan

Senin, 10 Mei 2021

Artikel Lainnya

Hari Ini, JPU KPK Hadirkan 12 Saksi Di Sidang Edhy Prabowo Dkk
Hukum

Hari Ini, JPU KPK Hadirkan 1..

11 Mei 2021 11:11
Rio Capella Ungkit Kasus Bibit, Chandra, Dan Samad Yang Tanpa Kontrol Saat Pimpin KPK
Hukum

Rio Capella Ungkit Kasus Bib..

11 Mei 2021 10:29
Sidang Tes Swab, Habib Rizieq Hadirkan Ketum PA 212 Jadi Saksi Meringankan
Hukum

Sidang Tes Swab, Habib Rizie..

11 Mei 2021 08:56
Said Salahudin Serukan Pemohon Sengketa PSU Di MK Tuntut KPU, Jika Gugatan Pilkada Jilid II Dianggap Tidak Berkepastian Hukum
Hukum

Said Salahudin Serukan Pemoh..

11 Mei 2021 05:57
Kenapa PSU Pilkada 2020 Kembali Digugat? Begini Penjelasan Jubir MK
Hukum

Kenapa PSU Pilkada 2020 Kemb..

11 Mei 2021 02:29
Ahli Pidana Nilai Program Kapolri Listyo Bangun Format Polisi Masa Depan
Hukum

Ahli Pidana Nilai Program Ka..

10 Mei 2021 22:01
Tertangkap KPK-Bareskrim Polri, Bupati Nganjuk Berlakukan Tarif Jabatan Mulai Mulai Rp 10 Juta Sampai Rp 150 Juta
Hukum

Tertangkap KPK-Bareskrim Pol..

10 Mei 2021 18:55
Besok, Bupati Nganjuk Novi Rahman Dan 6 Tersangka Lainnya Akan Dipampang Di Bareskrim Polri
Hukum

Besok, Bupati Nganjuk Novi R..

10 Mei 2021 18:36