Gatot Nurmantyo Ke Hakim Kasus Syahganda: Apabila Putusannya Berdasarkan Pesanan, Mereka Anggap Manusia Tuhan

Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Gatot Nurmantyo/RMOL

Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Gatot Nurmantyo menghadiri sidang lanjutan terdakwa Syahganda Nainggolan di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Kamis (8/4).

Dalam kesempatan tersebut, Gatot ditemani satu presidium KAMI lainnya, yaitu Rohmat Wahab dan sejumlah Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM).

Saat ditemui usai persidangan, mantan Panglima TNI ini menekankan tugas hakim yang termaktub di dalam Pasal 2 ayat (1) UU 48/2009.

"Tenaga kehakimanan jelas diterangkan bahwa peradilan dilakukan demi keadilan yang berdasarkan pada Ketuhanan Yang Maha Esa," ujar Gatot ditemui Kantor Berita Politik RMOL di ruang Cakra I PN Depok.

Gatot menuturkan, aturan kehakiman itu mengandung makna peradilan tidak boleh dipengaruhi atau berdasarkan pesanan. Karena menurutnya, pengadilan dan hakim adalah perwujudan wakil Tuhan di dunia.

"Maka pertanggungjawaban keputusan ini bukan hanya kepada masyarakat atau publik, tetapi juga kepada Tuhan yang Maha Esa di akhir zaman nanti," tegasnya.

Maka dari itu, Gatot berharap hakim yang menangani kasus Syahganda ini bisa bersikap adil dan objektif melihat fakta-fakta yang ada di dalam persidangan.
 
"Apabila keputusan murni berdasarkan fakta hukum yang ada, dan keputusan itu tidak dipengaruhi oleh siapapun juga, saya yakin itu adalah yanag paling benar," ucapnya.

"Tetapi, apabila keputusan itu berdasarkan pesanan atau pengaruh, ataupun ancaman dari manusia, seperti yang saya katakan tadi bahwa yang mulia hakim menganggap manusia itu sebagai Tuhannya, tidak percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa," demikian Gatot Nurmantyo menutup.
EDITOR: AHMAD SATRYO

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Reshuffle Kabinet: Inisial M dan Sowannya Nadiem ke Megawati

Kamis, 22 April 2021

Artikel Lainnya

Periksa Ratusan Pengasuh Ponpes Soal Dana Hibah, Kejati Banten: Banyak Kejanggalan
Hukum

Periksa Ratusan Pengasuh Pon..

23 April 2021 04:58
Firli Bahuri Akan Panggil Azis Syamsuddin Dalami Dugaan Suap Penyidik KPK
Hukum

Firli Bahuri Akan Panggil Az..

23 April 2021 03:20
Eksepsi Ditolak, Kuasa Hukum 9 Warga Akan Ungkap Kejanggalan Gugatan Vreddy
Hukum

Eksepsi Ditolak, Kuasa Hukum..

23 April 2021 02:03
Tak Cuma Pidana, Firli Bahuri Akan Seret Penyidik Penerima Suap Ke Dewan Pengawas KPK
Hukum

Tak Cuma Pidana, Firli Bahur..

23 April 2021 01:39
Azis Syamsuddin Diduga Fasilitasi Pertemuan Walikota Tanjungbalai Dan Penyidik KPK Untuk Setop Penyelidikan
Hukum

Azis Syamsuddin Diduga Fasil..

23 April 2021 00:59
Walikota Tanjungbalai Masih Diperiksa Intensif, Penyidik KPK Dan Pengacara Dijebloskan Ke Rutan
Hukum

Walikota Tanjungbalai Masih ..

23 April 2021 00:06
Penyidik KPK, Walikota Tanjungbalai Dan Pengacara Resmi Jadi Tersangka
Hukum

Penyidik KPK, Walikota Tanju..

22 April 2021 23:39
Song Sangyup, Dirut Korea Investment Diperiksa Kejagung Soal Korupsi Asabri
Hukum

Song Sangyup, Dirut Korea In..

22 April 2021 22:23