Bukan Cuma Sekjen Kemensos, Direktur Linjamsos Ternyata Juga Terima Brompton Dari Anak Buah Juliari

Sidang kasus Bansos/RMOL

Sepeda Brompton dari tersangka Adi Wahyono yang merupakan anak buah Juliari Peter Batubara (JPB) saat menjabat sebagai Menteri Sosial, ternyata tidak hanya diterima oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Sosial (Kemensos), melainkan juga diterima oleh pejabat eselon 1 Kemensos lainnya.

Hal itu terungkap di persidangan lanjutan kasus bantuan sosial (bansos) sembako untuk wilayah Jabodetabek 2020 dengan terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin siang (8/3).

Dalam persidangan ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami adanya penerimaan sepeda Brompton yang diberikan oleh Adi Wahyono yang merupakan anak buah Juliari yang ditunjuk sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA) dalam pengadaan bansos sembako.

Hal tersebut didalami Jaksa kepada dua pejabat eselon 1 di Kemensos. Yaitu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos, Hartono; dan Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan Jaminan Sosial (Linkjamsos) Kemensos, Pepen Nazaruddin.

Pada berita sebelumnya, Hartono telah mengaku menerima sepeda Brompton dari Adi Wahyono.

Selanjutnya, Jaksa pun turut menanyakan hal yang sama kepada Pepen Nazaruddin. Pepen pun juga turut mengaku telah menerima sepeda Brompton.

"Iya (menerima)" kata Pepen di Ruang Sidang Kusuma Admadja 4 seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL.

Pepen pun juga mengaku pernah akan diberikan uang oleh Adi. Akan tetapi, ia mengaku menolak pemberian uang yang belum diketahui berapa nilainya.

"Saya tolak. Iya (pernah mau dikasih),” singkat Pepen.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

5,8 Ribu Peserta Ikuti Ujian Profesi Advokat DPN Peradi
Hukum

5,8 Ribu Peserta Ikuti Ujian..

10 April 2021 17:50
Kuat Dan Licin, KPK Diminta Segera Tangkap Haji Isam Dan Mukmin Gunawan
Hukum

Kuat Dan Licin, KPK Diminta ..

10 April 2021 12:14
Merasa Hartanya Disita Semena-mena, Valentina Mengadu Ke KSP Dan MA
Hukum

Merasa Hartanya Disita Semen..

10 April 2021 05:01
Cari Keterlibatan Pihak Lain, Pencurian Barang Bukti 1,9 Kg Emas Di KPK Harus Diusut Tuntas
Hukum

Cari Keterlibatan Pihak Lain..

10 April 2021 03:56
Dilaporkan Kader Soal Penipuan, Begini Jawaban Sekjen Berkarya Andi Picunang
Hukum

Dilaporkan Kader Soal Penipu..

09 April 2021 23:37
Pulang Tangan Kosong Usai Geledah PT Jhonlin Baratama, KPK: Barbuk Diduga Dimusnahkan
Hukum

Pulang Tangan Kosong Usai Ge..

09 April 2021 19:12
Selain Tilep Rp 1 M, Aa Umbara Juga Terima Gratifikasi Dari Dinas Pemerintahan Bandung Barat
Hukum

Selain Tilep Rp 1 M, Aa Umba..

09 April 2021 18:22
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Dan Anaknya Kompak Kenakan Rompi Oranye KPK
Hukum

Bupati Bandung Barat Aa Umba..

09 April 2021 17:13