Jaksa KPK Singgung Soal Sewa Pesawat Pribadi Oleh Juliari Batubara Dipersidangan Pemberi Suap Bansos

Persidangan terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja yang merupakan pihak pemberi suap kasus korupsi bansos/RMOL

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyinggung soal sewa pesawat pribadi atau jet pribadi yang dilakukan oleh Juliari Peter Batubara (JPB) saat menjabat sebagai Menteri Sosial.

Hal itu disinggung JPU KPK saat persidangan terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja yang merupakan pihak pemberi suap di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu petang (3/3).

Pembahasan soal sewa pesawat pribadi itu didalami JPU kepada saksi Hartono yang merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Sosial (Kemensos).

Awalnya, JPU mendalami soal anggaran yang disediakan untuk setiap kegiatan menteri. Hartono pun menyebut bahwa setiap kegiatan menteri disediakan anggarannya.

"Sepengetahuan anda, kan sudah jadi Sekjen sudah dari 2017. Apakah sepengetahuan saudara ada juga biaya sewa pesawat pribadi atau jet. Ada anggaran itu?" tanya Jaksa.

Hartono pun mengaku bahwa setiap kegiatan dalam keadaan darurat seperti bencana, anggarannya sudah disediakan di Direktorat Jenderal Kemensos.

"Betul (anggaran disediakan) untuk keperluan yang berkaitan dengan kebencanaan," kata Hartono.

"Apakah saudara pernah di lingkungan Kemensos, pernah tidak disediakan atau dialokasikan biaya dari Kemensos untuk kegiatan sewa pesawat, sewa jet misalnya. Ada tidak selama ini dibayarkan dari alokasi itu?" tanya Jaksa mengulangi pertanyaannya.

Akan tetapi, Hartono terlihat kebingungan dan meminta Jaksa untuk mengulangi pertanyaannya.

"Mohon diulangi lagi Pak," celetuk Hartono.

Jaksa pun kembali mengulangi pertanyaan yang sama. Namun lagi-lagi, Hartono tidak langsung menjawab dan hanya berdiam beberapa detik.

"Kalau yang berkaitan dengan kebencanaan ini kan itu tadi pernah itu dalam kurun waktu kapan?" tanya Hartono kepada Jaksa.

Hartono pun kembali sempat diam saat diulangi pertanyaan yang sama oleh Jaksa.

"Saya ingat itu pernah. Tanggal persisnya saya tidak tau. Tahun 2018-2019 diantara sekitar itu," terang Hartono.

Hartono juga mengaku tidak pernah ikut kunjungan bersama dengan menteri selama 2020.

"Saya persempit Pak, perjalanan menteri kemarin sebelum OTT Desember. Pak Menteri kan melakukan perjalanan. Ada tidak alokasi yang kemudian biaya itu diambil yang menurut saudara dalam keadaan darurat?" tanya Jaksa lagi menegaskan.

"Belum. Ada waktu beliau melakukan kunjungan ke Natuna..," jawab Hartono.

Jaksa pun meluruskan bahwa yang dimaksud adalah perjalanan sebelum OTT pada awal 2020.

"Kemarin saya tidak tau. Dan itu saya tidak tau," tuturnya.

"Apakah saudara tau kalau dana itu diambil dari fee yang diterima Joko?" tanya Jaksa dan Hartono menjawab tidak tahu.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

Kuat Dan Licin, KPK Diminta Segera Tangkap Haji Isam Dan Mukmin Gunawan
Hukum

Kuat Dan Licin, KPK Diminta ..

10 April 2021 12:14
Merasa Hartanya Disita Semena-mena, Valentina Mengadu Ke KSP Dan MA
Hukum

Merasa Hartanya Disita Semen..

10 April 2021 05:01
Cari Keterlibatan Pihak Lain, Pencurian Barang Bukti 1,9 Kg Emas Di KPK Harus Diusut Tuntas
Hukum

Cari Keterlibatan Pihak Lain..

10 April 2021 03:56
Dilaporkan Kader Soal Penipuan, Begini Jawaban Sekjen Berkarya Andi Picunang
Hukum

Dilaporkan Kader Soal Penipu..

09 April 2021 23:37
Pulang Tangan Kosong Usai Geledah PT Jhonlin Baratama, KPK: Barbuk Diduga Dimusnahkan
Hukum

Pulang Tangan Kosong Usai Ge..

09 April 2021 19:12
Selain Tilep Rp 1 M, Aa Umbara Juga Terima Gratifikasi Dari Dinas Pemerintahan Bandung Barat
Hukum

Selain Tilep Rp 1 M, Aa Umba..

09 April 2021 18:22
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Dan Anaknya Kompak Kenakan Rompi Oranye KPK
Hukum

Bupati Bandung Barat Aa Umba..

09 April 2021 17:13
Dugaan Penipuan, Sekjen Partai Berkaya Andi Picunang Dipolisikan Kader Sendiri
Hukum

Dugaan Penipuan, Sekjen Part..

09 April 2021 14:22