Jadi Saksi Suap Bansos, Ihsan Yunus PDIP Diperiksa Penyidik KPK Lebih Dari 3 Jam

Ihsan Yunus (kiri) saat hadiri pemeriksaan KPK/RMOL

Politisi PDIP, Ihsan Yunus masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan suap bantuan sosial (Bansos) sembako Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek 2020.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Ihsan yang juga menjabat sebagai anggota Komisi II Fraksi PDIP DPR RI masih menjalani pemeriksaan selama 3 jam ini sejak pukul 14.08 WIB di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis sore (25/2).

Saat hadir mengenakan kemeja warna putih dan jaket warna biru dongker dengan didampingi seorang pria, Ihsan bungkam saat dikonfirmasi wartawan soal penggeledahan yang dilakukan penyidik di rumahnya di Jalan Kayu Putih Selatan I, No. 16 RT. 06/06, Pulogadung, Jakarta Timur pada Rabu sore (24/2).

Ihsan yang juga mantan anggota Komisi VIII DPR RI ini diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Matheus Joko Santoso (MJS) selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) di Kementerian Sosial (Kemensos) yang merupakan anak buah Juliari Peter Batubara (JPB) saat menjabat sebagai Menteri Sosial.

Pada pemeriksaan hari ini, merupakan yang pertama setelah dua kali dipanggil penyidik KPK.

Pada panggilan pertama pada Rabu (23/1), Ihsan mangkir dengan alasan surat pemanggilan belum diterimanya.

Selain Ihsan, penyidik juga memanggil dua politisi PDIP lainnya. Yaitu, Munawir selaku Ketua Komisi DPRD Kabupaten Kendal, dan Ngesti Nugraha selaku Ketua DPC PDIP Kabupaten Semarang.

Ngesti Nugraha sendiri merupakan Bupati Semarang terpilih pada Pilkada 2020.

Akan tetapi, belum diketahui apakah kedua politisi PDIP itu sudah hadir atau belum. Piihak KPK pun belum merespon soal kehadiran kedua saksi itu.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Monitor PSU Pilkada 2020

Kamis, 08 April 2021
Video

Bincang Sehat • Mutasi Baru Virus Penyebab Covid-19

Jumat, 09 April 2021
Video

Ini Penampakan Prototipe Jet Tempur KF-X/IF-X

Sabtu, 10 April 2021

Artikel Lainnya

5,8 Ribu Peserta Ikuti Ujian Profesi Advokat DPN Peradi
Hukum

5,8 Ribu Peserta Ikuti Ujian..

10 April 2021 17:50
Kuat Dan Licin, KPK Diminta Segera Tangkap Haji Isam Dan Mukmin Gunawan
Hukum

Kuat Dan Licin, KPK Diminta ..

10 April 2021 12:14
Merasa Hartanya Disita Semena-mena, Valentina Mengadu Ke KSP Dan MA
Hukum

Merasa Hartanya Disita Semen..

10 April 2021 05:01
Cari Keterlibatan Pihak Lain, Pencurian Barang Bukti 1,9 Kg Emas Di KPK Harus Diusut Tuntas
Hukum

Cari Keterlibatan Pihak Lain..

10 April 2021 03:56
Dilaporkan Kader Soal Penipuan, Begini Jawaban Sekjen Berkarya Andi Picunang
Hukum

Dilaporkan Kader Soal Penipu..

09 April 2021 23:37
Pulang Tangan Kosong Usai Geledah PT Jhonlin Baratama, KPK: Barbuk Diduga Dimusnahkan
Hukum

Pulang Tangan Kosong Usai Ge..

09 April 2021 19:12
Selain Tilep Rp 1 M, Aa Umbara Juga Terima Gratifikasi Dari Dinas Pemerintahan Bandung Barat
Hukum

Selain Tilep Rp 1 M, Aa Umba..

09 April 2021 18:22
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Dan Anaknya Kompak Kenakan Rompi Oranye KPK
Hukum

Bupati Bandung Barat Aa Umba..

09 April 2021 17:13