Ajudannya Sempat Halangi Wartawan, Slamet Soebjakto Bungkam Usai Diperiksa KPK Terkait Suap Benur

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto keluar dari gedung KPK/RMOL

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Slamet Soebjakto bungkam usai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat malam (15/1).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Slamet selesai diperiksa penyidik pada pukul 21.00 WIB. Slamet pun tak langsung keluar meninggalkan Lobby Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Ia terlebih dahulu menemui seseorang yang diduga ajudannya. Terlihat ajudannya itu menelepon seseorang.

Selang 10 menit kemudian, sebuah mobil masuk ke area Gedung Merah Putih. Mobil warna hitam ini pun ternyata benar merupakan mobil yang menjemput Slamet.

Seorang pria yang mengenakan kemeja batik pun keluar dari mobil dan memberi tanda kepada Slamet bahwa mobil telah siap.

Tak lama kemudian, Slamet pun bergegas keluar dari are Lobby Gedung Merah Putih.

Saat bertemu dengan wartawan, Slamet pun hanya diam membisu tidak mengeluarkan sepatah kata saat dilontarkan beberapa pertanyaan.

Ia berjalan dengan sangat bergegas menuju mobil yang telah menunggunya. Bahkan, ajudannya pun sempat menghalangi wartawan yang sedang melempar pertanyaan seputar pemeriksaan yang telah Slamet jalani hari ini.

Slamet sendiri awalnya dijadwalkan diperiksa untuk tersangka Suharjito (SJT) selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa (DPP) pada Kamis (14/1).

Namun, pemeriksaan pun ditunda dan dipindah menjadi hari ini.

Sementara itu, KPK pun belum menjelaskan terkait materi pemeriksaan yang didalami penyidik kepada mantan anak buah Edhy Prabowo (EP) saat menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

Sebelumnya pada Kamis (14/1), penyidik telah memeriksa Kepala Dinas Perikanan Kaur, Bengkulu, Edwar Heppy untuk tersangka Suharjito (SJT) selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa (DPP) yang juga pihak pemberi suap kepada Edhy.

Edwar dikonfirmasi mengenai pengetahuannya terkait proses perizinan usaha tambak di wilayah Kabupaten Kaur, Bengkulu.

Selain itu, penyidik juga kembali memeriksa Edhy pada Kamis (14/1). Pada saat itu, penyidik melakukan penyitaan terhadap barang mewah yang dibeli Edhy di Amerika berupa tas dan baju mewah yang diduga sumber uang berasal dari uang suap dari para eksportir.

Penyidik pun sebelumnya juga telah memanggil pejabat di daerah Bengkulu. Yaitu, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah pada Selasa (12/1). Namun, surat pemanggilan tersebut ternyata belum diterima oleh yang bersangkutan.

Sehingga, penyidik akan kembali mengagendakan pemeriksaan ulang kepada Rohidin sebagai saksi untuk tersangka Suharjito.

Selain itu penyidik juga telah memanggil Bupati Kaur, Gusril Pausi pada Senin (11/1). Namun, Gusril tidak memenuhi panggilan penyidik tanpa alasan.

Penyidik KPK sendiri telah mendalami dugaan pemberian uang dari perusahaan yang mendapatkan izin ekspor benih lobster kepada Edhy.

Hal itu merupakan salah satu materi yang didalami penyidik kepada Suharjito saat diperiksa pada Kamis (7/1).

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka. Ketujuhnya ialah, Edhy Prabowo, Safri (SAF) selaku Stafsus Menteri Kelautan dan Perikanan, Andreau Pribadi Misata (APM) selaku Stafsus Menteri Kelautan dan Perikanan yang juga Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence).

Selanjutnya, Siswadi (SWD) selaku pengurus PT Aero Citra Kargo (ACK), Ainul Faqih (AF) selaku Staf istri Edhy, Amiril Mukminin (AM) selaku swasta, dan Suharjito (SJT).

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Farah Zoomtalk Spesial Ramadhan • Bincang Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah

Minggu, 09 Mei 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Mengenal Tradisi Ramadhan Di Uzbekistan

Senin, 10 Mei 2021

Artikel Lainnya

Hari Ini, JPU KPK Hadirkan 12 Saksi Di Sidang Edhy Prabowo Dkk
Hukum

Hari Ini, JPU KPK Hadirkan 1..

11 Mei 2021 11:11
Rio Capella Ungkit Kasus Bibit, Chandra, Dan Samad Yang Tanpa Kontrol Saat Pimpin KPK
Hukum

Rio Capella Ungkit Kasus Bib..

11 Mei 2021 10:29
Sidang Tes Swab, Habib Rizieq Hadirkan Ketum PA 212 Jadi Saksi Meringankan
Hukum

Sidang Tes Swab, Habib Rizie..

11 Mei 2021 08:56
Said Salahudin Serukan Pemohon Sengketa PSU Di MK Tuntut KPU, Jika Gugatan Pilkada Jilid II Dianggap Tidak Berkepastian Hukum
Hukum

Said Salahudin Serukan Pemoh..

11 Mei 2021 05:57
Kenapa PSU Pilkada 2020 Kembali Digugat? Begini Penjelasan Jubir MK
Hukum

Kenapa PSU Pilkada 2020 Kemb..

11 Mei 2021 02:29
Ahli Pidana Nilai Program Kapolri Listyo Bangun Format Polisi Masa Depan
Hukum

Ahli Pidana Nilai Program Ka..

10 Mei 2021 22:01
Tertangkap KPK-Bareskrim Polri, Bupati Nganjuk Berlakukan Tarif Jabatan Mulai Mulai Rp 10 Juta Sampai Rp 150 Juta
Hukum

Tertangkap KPK-Bareskrim Pol..

10 Mei 2021 18:55
Besok, Bupati Nganjuk Novi Rahman Dan 6 Tersangka Lainnya Akan Dipampang Di Bareskrim Polri
Hukum

Besok, Bupati Nganjuk Novi R..

10 Mei 2021 18:36