KPK Sita Dokumen Dan Alat Komunikasi Usai Geledah Dua Rumah Politisi PDIP Terkait Korupsi Bansos

Salah satu rumah beralamat di Cipayung, Jakarta Timur yang digeledah KPK dalam lanjutan kasus korupsi bansos Juliari Batubara/Ist

Sejumlah barang dan dokumen turut diamankan dalam penggeledahan KPK di dua rumah berkaitan kasus korupsi bantuan sosial yang menjerat Juliari Batubara.

Dua rumah yang digeledah yakni di Jalan Raya Hankam 72 Cipayung, Jakarta Timur dan rumah kedua beralamat di Perum Rode Garden, No 15 Jatikramat, Jati Asih, Kota Bekasi. Keduanya digeledah penyidik KPK pada Selasa kemarin (12/1).

"Kami sudah amankan beberapa barang berupa alat komunikasi dan sejumlah dukomen terkait perkara ini," kata Plt Jurubicara KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (13/1).

Selanjutnya, pihaknya akan menganalisa temuan barang dan dokumen tersebut untuk kemudian dijadikan barang bukti dalam perkara korupsi eks Mensos Juliari yang diduga menyunat dana bansos hingga Rp 17 miliar.

Berdasarkan informasi dari sumber internal KPK, rumah di Jalan Raya Hankam Cipayung, Jakarta Timur yang digeledah itu diduga milik orang tua anggota DPR RI Fraksi PDIP, Ihsan Yunus. Sedangkan rumah yang beralamat di Perum Rose Garden Jatikramat Jatiasih, Kota Bekasi diduga milik staf politisi PDIP tersebut.

Dalam proses penyidikan, KPK juga sebelumnya telah menggeledah beberapa tempat. Seperti di PT Mesail Cahaya Berkat di Soho Capital SC-3209 Podomoro City, Jalan Letjen S Parman Kav 28 dan di PT Junatama Foodia di Metropolitan Tower TB Simatupang di Jalan RA Kartini lantai 13 pada Senin (11/1).

Kemudian di Gedung Patra Jasa Gatot Subroto, Jakarta Selatan yang merupakan kantor PT ANM dan kantor PT FMK pada Jumat (8/1).

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan Juliari Batubara beserta pejabat pembuat komitmen Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono, serta dua pengusaha Harry Sidabukke dan Aridan Iskandar sebagai tersangka.

Juliari diduga menyunat Rp 10 ribu tiap paket Bansos Covid-19 dari Kemensos seharga Rp 300 ribu. Bila dikalkulasi, maka total dana yang dikorupsi Juliari mencapai Rp 17 miliar.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Walikota Bogor Bima Arya Diperiksa Bareskrim Atas Kasus RS UMMI
Hukum

Walikota Bogor Bima Arya Dip..

18 Januari 2021 18:20
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Bantah Kecipratan Duit Rasuah Ekspor Benur
Hukum

Gubernur Bengkulu Rohidin Me..

18 Januari 2021 18:15
Hambat Pembangunan Nasional, Polisi Harus Tindak Mafia Transportasi Dan Logistik
Hukum

Hambat Pembangunan Nasional,..

18 Januari 2021 17:29
Edhy Prabowo Ngaku Tidak Kenal Saksi Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Dan Bupati Kaur Gusril Pausi
Hukum

Edhy Prabowo Ngaku Tidak Ken..

18 Januari 2021 17:25
Tersangka Kasus Suap Di Pemkot Banjar Ternyata Mantan Walikota Herman Sutrisno
Hukum

Tersangka Kasus Suap Di Pemk..

18 Januari 2021 16:58
Muhammadiyah Minta Komnas HAM Dalami Pembuntutan Habib Rizieq Oleh Polda Metro
Hukum

Muhammadiyah Minta Komnas HA..

18 Januari 2021 15:59
Korupsi Bansos, Pakar Pidana: Partai Politik Bisa Dibubarkan Jika Terbukti Terlibat
Hukum

Korupsi Bansos, Pakar Pidana..

18 Januari 2021 15:42
Jika Yakin Bersih, Herman Herry Dan Ihsan Yunus Ditantang Berani Datang Ke KPK
Hukum

Jika Yakin Bersih, Herman He..

18 Januari 2021 12:32