Kejagung Bentuk Satgas 53, Pakar: Terobosan Ini Kontribusi Nyata Memperbaiki Wajah Hukum

Pelantikan Satgas 53 Kejaksaan Agung hari ini/Istimewa

Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) 53 dalam menindak jaksa yang melakukan pelanggaran etik dan meningkatkan penanganan pelaporan dari masyarakat.

Pakar Hukum dari Asosiasi Ilmuwan Praktisi Hukum Indonesia (Alpha), Azmi Syahputra, mengapresiasi langkah Keja Kejagung tersebut.

"Ini langkah nyata Jaksa Agung buat terobosan baru, mewujudkan Kejaksaan yang bersih, integritas dan profesional," ujar Azmi dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL," Senin (28/12).

Dosen Hukum Pidana Universitas Bung Karno (UBK) ini mengatakan, dengan dibentuknya Satgas 53 berdasarkan keputusan Jaksa Agung 261/2020, dia nilai akan mampu memberantas oknum nakal di dalam Kejagung.

"Maka, bila ada oknum jaksa nakal, menyalahgunakan wewenang, melakukan perbuatan tercela yang merugikan institusi, maka melalui  Satgas 53 ini yang lebih dulu akan mendeteksi," katanya.

"Mengawasi setiap perilaku jaksa termasuk menindak sesegera mungkin bagi jaksa nakal yang melanggar etika, menyalahgunakan kewenangan termasuk pelanggaran disiplin," sambungnya.

Satgas 53, lanjut Azmi, juga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengadukan oknum Jaksa yang berperilaku tidak profesional dan melanggar disiplin.

"Maka secara otomatis tim satgas  yang dibagi menjadi tiga bagian ini akan bekerja dengan cepat guna menanggapi dan menyelesaikan laporan masyarakat tersebut," tuturnya.

Lebih lanjut, Azmi menyataan langkah Jaksa Agung ST Burhanuddin ini patut diapresiasi, karena telah berani berbenah dan memperkuat integritas di dalam institusi kejaksaan. Serta, membuat role model baru.

"Sekaligus  akselator yang nyata guna membentuk aparatur penegak hukum yang bersih, profesional, akuntabilitas dan berintegritas. Karena diketahui, salah satu wajah penegakan hukum dan raport penegakan hukum tersebut melalui Kejaksaaan Agung dan seluruh jajarannya," ungkapnya.

"Sehingga terobosan Jaksa Agung di akhir tahun ini adalah kontribusi nyata dalam upaya memperbaiki wajah negara hukum termasuk penegakan hukum Indonesia agar kedepan menjadi lebih berkualitas," demikian Azmi Syahputra.
EDITOR: AHMAD SATRYO

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

KPK Geledah Rumah Penyuap Nurdin Abdullah, Amankan Dokumen Terkait Perkara
Hukum

KPK Geledah Rumah Penyuap Nu..

03 Maret 2021 19:57
Jaksa KPK Singgung Soal Sewa Pesawat Pribadi Oleh Juliari Batubara Dipersidangan Pemberi Suap Bansos
Hukum

Jaksa KPK Singgung Soal Sewa..

03 Maret 2021 19:44
Komite IV DPD RI Desak Kejagung Tuntaskan Korupsi PT Asabri
Hukum

Komite IV DPD RI Desak Kejag..

03 Maret 2021 19:39
Sekjen Kemensos Hartono Bantah Kecipratan Duit Operasional Bansos Dari Tersangka
Hukum

Sekjen Kemensos Hartono Bant..

03 Maret 2021 19:03
Di Persidangan, Sekjen Kemensos Ngaku Pernah Dengar Kabar Vendor Proyek Bansos Diminta Uang Operasional
Hukum

Di Persidangan, Sekjen Kemen..

03 Maret 2021 18:25
Eks Dirjen KKP Zulficar Mochtar Pernah Dipaksa Tandatangani Dokumen Usai Ditelepon Edhy Prabowo
Hukum

Eks Dirjen KKP Zulficar Moch..

03 Maret 2021 17:41
Sri Mulyani Klaim Pertama Kali Menemukan Dugaan Korupsi Anak Buahnya
Hukum

Sri Mulyani Klaim Pertama Ka..

03 Maret 2021 14:41
Sespri Edhy Prabowo Ternyata Pernah Jadi Importir Durian Sebelum Beralih Urus Benur
Hukum

Sespri Edhy Prabowo Ternyata..

03 Maret 2021 14:26