Dukung Kapolda Metro Jaya Perangi Ujaran Kebencian Dan Hoax, Tim Pembela Jokowi: Agar Jakarta Aman!

Koordinator Nasional Tim Pembela Jokowi (TPJ), Nazaruddin Ibrahim/Istimewa

Penindakan terhadap ujaran kebencian dan hoax di media sosial diharapkan bisa terus menjadi fokus kerja Polda Metro Jaya guna menjaga ketertiban dan keamanan Ibu Kota.

Hal itu disampaikan Koordinator Nasional Tim Pembela Jokowi (TPJ), Nazaruddin Ibrahim, dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (12/12).

“Visi, misi dan langkah-langkah yang dilakukan oleh Pak Kapolda, kita sangat apresiasi dan TPJ memberikan dukungan penuh,” ujar Nazaruddin.

Menurut Nazar, apa yang sedang dilakukan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran itu sudah tepat dan sesuai dengan harapan TPJ, agar Indonesia bebas dari fitnah, hoax dan ujaran kebencian.

“Ini sesuai pula dengan visi, misi dan program TPJ,” sambungnya.

Lebih lanjut, Nazar berharap jajaran Kepolisian tidak ragu menindak penyebar ujaran kebencian dan juga hoax. Sebab menurutnya, banyak perangkat hukum yang bisa digunakan untuk itu. Baik KUHP maupun di luar KUHP.

“Ini tindakan yang benar, agar Jakarta aman sehat, dan bebas hoax. Apalagi kita sedang menghadapi pandemi Covid-19, berita-berita hoax itu sangat berbahaya dan kejam,” imbuhnya.
EDITOR: AHMAD SATRYO

Kolom Komentar


Video

Indonesia Bangkit Pembangunan Ekonomi

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Farah Zoomtalk Spesial Ramadhan • Bincang Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah

Minggu, 09 Mei 2021

Artikel Lainnya

TWK Pegawai KPK Memang ‘Lebih Berat’, Ini Penjelasan BKN
Hukum

TWK Pegawai KPK Memang ‘Le..

09 Mei 2021 10:16
Pendapat Giri Suprapdiono, Isu Taliban Framing Untuk Pojokkan KPK
Hukum

Pendapat Giri Suprapdiono, I..

08 Mei 2021 18:45
Jaksa Penyidik Jiwasraya Diadukan Ke Jamwas, Diduga Langgar Kode Etik
Hukum

Jaksa Penyidik Jiwasraya Dia..

08 Mei 2021 10:19
WNA China Masuk Indonesia Saat Pelarangan Mudik Dan Pengetatan Perbatasan, Apa Kata Pihak Keimigrasian?
Hukum

WNA China Masuk Indonesia Sa..

08 Mei 2021 02:00
KPK Hanya Usulkan Pegawai, Tapi 5 Lembaga Negara Ini Yang Digandeng BKN Ikut Laksanakan Asesmen TWK
Hukum

KPK Hanya Usulkan Pegawai, T..

08 Mei 2021 00:52
Mediasi Belum Tercapai, Fara Luwia Tuntut Anak Usaha Wilmar Group Rp 939 M
Hukum

Mediasi Belum Tercapai, Fara..

07 Mei 2021 22:57
Azis Syamsuddin Absen Panggilan KPK, Cemas Jumat Keramat Atau Takut Bukti Valid?
Hukum

Azis Syamsuddin Absen Panggi..

07 Mei 2021 22:19
Meski Dibuat BKN, KPK Pastikan Tetap Terima Kritik Soal Relevansi Materi TWK
Hukum

Meski Dibuat BKN, KPK Pastik..

07 Mei 2021 18:36