Demokrat: Bravo KPK, Kalau Bisa OTT Juga Dana Covid-19, Rakyat Monitor!

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Benny Kabur Harman/Net

Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat apresiasi politisi Senayan.

Jumat kemarin (4/5), KPK menetapkan Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo sebagai tersnagka. Ada indikasi uang suap yang diterima calon petahana PDIP itu akan digunakan untuk kepentingan kampanye atau serangan fajar Pilkada 2020.

Adapun hari ini, KPK melakukan OTT terhadap pejabat Kementerian Sosial (Kemensos), Jumat malam hingga Sabtu dinihari (4-5/12), diapresiasi politisi Senayan.

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Benny Kabur Harman mengaku salut dengan kinerja lembaga antirasuah yang berhasil meringkus para koruptor.

Bahkan, Benny berharap KPK juga dapat membongkar dugaan korupsi dana penanganan Covid-19.

"Bravo KPK. Dalam ketidakberdayaan akibat gempuran koruptor yang bersekutu dengan kekuasaan, KPK masih bisa unjuk gigi," ujar Benny K. Harman dalam cuitan akun Twitter pribadinya @BennyHarmanID, Sabtu (5/12).

"Kalo bisa, KPK lakukan OTT dana covid juga. Rakyat Monitor!" imbuhnya menegaskan.

Politisi Demorkat ini juga mengajak semua pihak untuk mendukung kinerja KPK yang masih eksis hingga saat ini.

Dia juga berharap agar masyarakat tidak terbawa isu "Taliban" di dalam instutusi KPK. Menurutnya, isu tersebut hanyalah propaganda agar KPK dibenci masyarakat.

"Mari dukung KPK, jangan tertipu dengan propaganda ada 'Taliban' di KPK. Itu hanya propaganda agar rakyat benci KPK," tandasnya.

KPK kembali melakukan operasi senyap dan berhasil menciduk sedikitnya enam orang di sekitaran Jakarta dan Bandung, Sabtu. Di antara keenam orang itu merupakan pejabat di Kemensos.

"Betul KPK telah melakukan tangkap tangan terhadap PPK pada program bansos di Kemensos RI," ujar Ketua KPK Firli Bahuri saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu pagi.

Firli mengatakan, tangkap tangan kali ini diduga terkait program bansos di Kemensos terkait penanganan pandemi Covid-19.

"Dugaan korupsi PPK telah menerima hadiah dari para vendor PBJ bansos di Kemensos RI dalam penanganan pandemi Covid-19," tutupnya.

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Sidang lanjutan, PN Depok Tolak Eksepsi Syahganda Nainggolan
Hukum

Sidang lanjutan, PN Depok To..

22 Januari 2021 01:04
Penanganan Kasus Kematian 6 Pemuda Oleh Komnas HAM Jauh Dari Harapan, TP3 Tegaskan Sikap
Hukum

Penanganan Kasus Kematian 6 ..

21 Januari 2021 19:06
Usut Mega Korupsi, Kejagung Periksa Direktur Penyertaan BPJS Ketenagakerjaan
Hukum

Usut Mega Korupsi, Kejagung ..

21 Januari 2021 18:42
KPK Tidak Mungkin Kehilangan Akal, Persoalannya Berani Atau Tidak Usut Korupsi Bansos?
Hukum

KPK Tidak Mungkin Kehilangan..

21 Januari 2021 18:05
KPK Sidik Dugaan Korupsi Terakit Pengadaan Six Roll Mill Pabrik Gula PTPN XI
Hukum

KPK Sidik Dugaan Korupsi Ter..

21 Januari 2021 17:33
Baru Diperiksa Sekali Karena Tidak Mau Buka Suara, Ini Respon Kuasa Hukum Juliari Batubara
Hukum

Baru Diperiksa Sekali Karena..

21 Januari 2021 17:01
Beberapa Perusahaan Yang Dapat Proyek Bansos Ternyata Beli Barang Ke Lucky Falian Dari PT Agri Tekh
Hukum

Beberapa Perusahaan Yang Dap..

21 Januari 2021 16:23
Rocky Gerung: 97 Persen Sosok
Hukum

Rocky Gerung: 97 Persen Soso..

21 Januari 2021 14:32