KPK Enggan Komentari Pernyataan Hashim Djojohadikusumo Soal OTT Edhy Prabowo

Edhy Prabowo mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK/RMOL

Adik Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo telah membantah bahwa perusahaannya ada kaitannya dengan perkara kasus dugaan suap terkait izin ekspor benih lobster yang menjerat Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan.

Atas pernyataan Hasyim yang juga merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) enggan memberikan komentar.

Hal itu disampaikan oleh Deputi Penindakan KPK, Karyoto yang mengaku tidak boleh untuk berprasangka sebelum tahap pembuktian perkara.

"Yang pertama masalah Pak Hasyim ya. Kami tidak boleh berspekulasi dan berprasangka mendahului dari pembuktian ya," ujar Karyoto kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/12).

Karena kata Karyoto, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan evaluasi terhadap perkara ini. Baik terkait dengan barang bukti yang diamankan maupun informasi lainnya.

"Saya bilang baru hari Senin ini kita akan melaksanakan review, karena banyak sekali dokumen-dokumen yang misalnya digeledah dibawa kita analisa dan kita evaluasi satu-satu, mana yang berkait dengan perkara dan mana yang bisa dikembangkan untuk perkara itu," jelas Karyoto.

Sehingga, Karyoto mengaku tidak akan memberikan respon atas banyak spekulasi di tengah masyarakat.

"Jadi, saya tidak berspekulasi, kalau saya bicara salah nanti malah ada dampaknya yang tidak baik," terang Karyoto.

Saat ditanya soal Hashim yang mengaku siap untuk diperiksa sebagai saksi, Karyoto pun tetap teguh untuk tidak memberikan respons.

"Prinsipnya kita tidak boleh atau berprasangka dulu sebelum ada hal-hal yang mengkait, hal-hal yang layak dipertanyakan terkait dokumen atau informasi-informasi apa, atau bahkan keterangan saksi dan lain-lain," pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Sempat Sebut Pemberitaan Pemanggilannya Hoax, Bupati Kaur Gusril Pausi Bungkam Usai Diperiksa KPK
Hukum

Sempat Sebut Pemberitaan Pem..

18 Januari 2021 21:13
Lebih Dari 10 Jam, Bupati Kaur Gusril Pausi Masih Diperiksa Penyidik KPK Soal Suap Ekspor Benur
Hukum

Lebih Dari 10 Jam, Bupati Ka..

18 Januari 2021 20:34
Walikota Bogor Bima Arya Diperiksa Bareskrim Atas Kasus RS UMMI
Hukum

Walikota Bogor Bima Arya Dip..

18 Januari 2021 18:20
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Bantah Kecipratan Duit Rasuah Ekspor Benur
Hukum

Gubernur Bengkulu Rohidin Me..

18 Januari 2021 18:15
Hambat Pembangunan Nasional, Polisi Harus Tindak Mafia Transportasi Dan Logistik
Hukum

Hambat Pembangunan Nasional,..

18 Januari 2021 17:29
Edhy Prabowo Ngaku Tidak Kenal Saksi Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Dan Bupati Kaur Gusril Pausi
Hukum

Edhy Prabowo Ngaku Tidak Ken..

18 Januari 2021 17:25
Tersangka Kasus Suap Di Pemkot Banjar Ternyata Mantan Walikota Herman Sutrisno
Hukum

Tersangka Kasus Suap Di Pemk..

18 Januari 2021 16:58
Muhammadiyah Minta Komnas HAM Dalami Pembuntutan Habib Rizieq Oleh Polda Metro
Hukum

Muhammadiyah Minta Komnas HA..

18 Januari 2021 15:59