Penuhi Panggilan Bareskrim, Ahmad Yani Ngaku Tak Kenal Anton Permana

Ahmad Yani/Net

Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani memenuhi panggilan kedua Bareskrim. Yani hadir usai melakukan isolasi mandiri selama dua minggu pasca dirinya dinyatakan positif Covid-19.

"Selang waktu itu saya dinyatakan positif Covid. Dua minggu (isolasi mandiri), baru keluar Selasa (1/12) kemarin," kata Ahmad Yani di Bareskrim, Jakarta, Jumat (4/12).

Setelah mendapat surat panggilan pertama yang dianggapnya tidak jelas. Pada panggilan kedua ini, Yani mengaku telah memahami maksud penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memanggilnya.

"Panggilannya saya diminta untuk memberikan keterangan sebagai saksi atas dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Anton Permana," ungkap Yani.

"Materinya sampai saat ini belum tahu," tambahnya.

Namun Yani mengakui tidak mengenal begitu dekat sosok Anton Permana. Ia kenal dengan tersangka penyebaran informasi yang ditujukan untuk menimbulkan kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) ini menjelang deklarasi KAMI.

"Kenal anton itu menjelang-menjelang deklarasi KAMI aja," tandas Yani.

Adapun Anton Permana yang juga merupakan salah satu deklarator KAMI ini telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia memposting di akun Facebook dan Youtube miliknya yang diduga tindak pidana penyebaran informasi yang ditujukan untuk menimbulkan kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Adapun unggahan Anton Permana salah satunya, "multifungsi Polri yang melebihi peran dwifungsi ABRI yang dulu kita caci maki, yang NKRI kepanjangannya menjadi Negara Kepolisian Republik Indonesia".

Anton dijerat dengan Pasal 45A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 UU ITE serta Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 serta Pasal 15 UU 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan juga Pasal 207 KUHP.

EDITOR: IDHAM ANHARI

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Sempat Sebut Pemberitaan Pemanggilannya Hoax, Bupati Kaur Gusril Pausi Bungkam Usai Diperiksa KPK
Hukum

Sempat Sebut Pemberitaan Pem..

18 Januari 2021 21:13
Lebih Dari 10 Jam, Bupati Kaur Gusril Pausi Masih Diperiksa Penyidik KPK Soal Suap Ekspor Benur
Hukum

Lebih Dari 10 Jam, Bupati Ka..

18 Januari 2021 20:34
Walikota Bogor Bima Arya Diperiksa Bareskrim Atas Kasus RS UMMI
Hukum

Walikota Bogor Bima Arya Dip..

18 Januari 2021 18:20
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Bantah Kecipratan Duit Rasuah Ekspor Benur
Hukum

Gubernur Bengkulu Rohidin Me..

18 Januari 2021 18:15
Hambat Pembangunan Nasional, Polisi Harus Tindak Mafia Transportasi Dan Logistik
Hukum

Hambat Pembangunan Nasional,..

18 Januari 2021 17:29
Edhy Prabowo Ngaku Tidak Kenal Saksi Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Dan Bupati Kaur Gusril Pausi
Hukum

Edhy Prabowo Ngaku Tidak Ken..

18 Januari 2021 17:25
Tersangka Kasus Suap Di Pemkot Banjar Ternyata Mantan Walikota Herman Sutrisno
Hukum

Tersangka Kasus Suap Di Pemk..

18 Januari 2021 16:58
Muhammadiyah Minta Komnas HAM Dalami Pembuntutan Habib Rizieq Oleh Polda Metro
Hukum

Muhammadiyah Minta Komnas HA..

18 Januari 2021 15:59