Anggota Kompolnas Minta Club Moge Tidak Merasa Eksklusif Di Jalan

Pudji Hartanto (tengah)/Net

Anggota Komisioner Kepolisian Nasional (Kompolnas) Pudji Hartanto meminta agar klub motor gede tidak merasa sebagai kelompok yang eksklusif ketika di jalan raya dan mengabaikan hak pengguna jalan yang lain.

"Patuhi batas kecepatan dan etika kecepatan sesuai sikon (situasi dan kondisi). Hargai pemakai jalan lain jangan merasa sebagai kelompok yang eksklusif," kata Pudji kepada wartawan di Jakarta, Senin (2/11).

Mantan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri ini berharap peristiwa pengeroyokan terhadap dua anggota TNI oleh rombongan touring klub motor Harley Owners Group (HOG) Siliwangi Bandung Chapter di Bukittingi, Sumbar, beberapa waktu lalu tidak terjadi lagi.

Pudji mengingatkan bagi klub motor gede (moge) ataupun sejenis saat melakukan touring harus tetap berdispilin berlalu lintas dengan sebagaimana telah diatur dalam pasal 134 UU 22/2009 tentang LLAJ.

"Di Pasal 135 disebutkan bahwa untuk kepentingan Pasal 134 konvoi harus dikawal anggota Polri, gunakan lampu isyarat, rambu-rambu tidak berlaku untuk kendaraan bermotor yang dapat hak utama, dan kepolisian wajib mengamankan,” ujar purnawirawan jenderal bintang dua itu.

Pudji pun mengimbau kepada para pemilik moge yang melakukan konvoi agar bisa mematuhi batas kecepatan. Pasalnya, diduga rombongan moge di Bukittinggi memacu kecepatan di atas batas wajar dan pengendara lain terganggu.

Dan terhadap Polantas yang bertugas memberikan pengawalan untuk bisa profesional serta sesuai petunjuk teknis yang berlaku.

“Apabila mengawal harus dikoordinasikan sejak titik keberangkatan. Harus ada informasi jelas berapa jumlah rombongan, rute, titik persinggahan, kalau terlalu panjang rombongan dibagi dua atau tiga,” beber dia

EDITOR: IDHAM ANHARI

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Sidang lanjutan, PN Depok Tolak Eksepsi Syahganda Nainggolan
Hukum

Sidang lanjutan, PN Depok To..

22 Januari 2021 01:04
Penanganan Kasus Kematian 6 Pemuda Oleh Komnas HAM Jauh Dari Harapan, TP3 Tegaskan Sikap
Hukum

Penanganan Kasus Kematian 6 ..

21 Januari 2021 19:06
Usut Mega Korupsi, Kejagung Periksa Direktur Penyertaan BPJS Ketenagakerjaan
Hukum

Usut Mega Korupsi, Kejagung ..

21 Januari 2021 18:42
KPK Tidak Mungkin Kehilangan Akal, Persoalannya Berani Atau Tidak Usut Korupsi Bansos?
Hukum

KPK Tidak Mungkin Kehilangan..

21 Januari 2021 18:05
KPK Sidik Dugaan Korupsi Terakit Pengadaan Six Roll Mill Pabrik Gula PTPN XI
Hukum

KPK Sidik Dugaan Korupsi Ter..

21 Januari 2021 17:33
Baru Diperiksa Sekali Karena Tidak Mau Buka Suara, Ini Respon Kuasa Hukum Juliari Batubara
Hukum

Baru Diperiksa Sekali Karena..

21 Januari 2021 17:01
Beberapa Perusahaan Yang Dapat Proyek Bansos Ternyata Beli Barang Ke Lucky Falian Dari PT Agri Tekh
Hukum

Beberapa Perusahaan Yang Dap..

21 Januari 2021 16:23
Rocky Gerung: 97 Persen Sosok
Hukum

Rocky Gerung: 97 Persen Soso..

21 Januari 2021 14:32