Jampidsus Persilakan JPU Dan Hakim Panggil ST Burhanuddin Dan Hatta Ali

Jaksa Agung, ST Burhanuddin/Net

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Ali Muktarono mempersilahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor menghadirkan Jaksa Agung, ST Burhanuddin dan mantan ketua MA, Hatta Ali untuk bersaksi dalam persidangan terdakwa kasus suap dan gratifikasi Pinangki Sirna Malasari.

Mengingat keduanya masuk dalam dakwaan Pinangki soal action plan yang dibuat oleh jaksa cantik itu bersama Andi Irfan Jaya dan Anita Kolopaking.

"Ya terserah Jaksa Penuntut Umum-nya saja, kita serahkan ke persidangan. Dan terserah perkembangan di sidang seperti apa," kata Ali kepada wartawan, Selasa (30/9).

Ali mengatakan pada saat perkara dugaan korupsi suap yang menjerat oknum Jaksa Pinangki di tingkat penyidikan, Jaksa Agung, ST Burhanuddin dan eks Ketua MA, Hatta Ali tidak diminta keterangan sebagai saksi dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Kalau penyidik waktu itu tidak perlu (memeriksa ST Burhanuddin dan Hatta Ali), karena nggak sampai dilaksanakan," ucapnya.

Ali menegaskan bahwa JPU mempunyai kewenangan untuk menghadirkan semua saksi termasuk Jaksa Agung, ST Burhanuddin dan eks Ketua MA, Hatta Ali jika mendapat persetujuan dari majelis hakim Pengadilan Tipikor.

"Nanti di persidangan jaksa mau menghadiri atau tidak, terserah hakim. Kalau di dalam dakwaan Jaksa itu kan bisa dilihat bahwa itu tidak terlaksana sampai ke sana (Jaksa Agung dan eks Ketua MA)," sambungnya.

Ali menjelaskan tidak ada urgensinya tim penyidik pada waktu itu memeriksa Jaksa Agung, ST Burhanuddin dan mantan Ketua MA, Hatta Ali dalam kasus suap dan gratifikasi pengurusan fatwa MA yang berujung pada permufakatan jahat.

"Urgensinya apa, itu tidak perlu karena kan tidak sampai terlaksana ke sana," tuturnya.

Sebelumnya, nama ST Burhanuddin dan Hatta Ali sempat muncul di dalam dakwaan terkait action plan yang dibuat Pinangki Sirna Malasari untuk mengurus fatwa MA. Hal tersebut saat JPU membacakan dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta beberapa hari yang lalu.

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

Bukan Cuma Polri-TNI, Penanganan Terorisme Harus Melalui Pendekatan Kolaboratif
Hukum

Bukan Cuma Polri-TNI, Penang..

31 Oktober 2020 19:50
Protes Ditanggapi Admin Telkomsel, Alvin Lie: Yang Respon Robot, Ribet!
Hukum

Protes Ditanggapi Admin Telk..

31 Oktober 2020 12:06
Mantan Menkes Siti Fadilah Supari Akhirnya Bebas Dari Penjara
Hukum

Mantan Menkes Siti Fadilah S..

31 Oktober 2020 11:42
Alvin Lie Geram Penipu Melalui SMS Dibiarkan
Hukum

Alvin Lie Geram Penipu Melal..

31 Oktober 2020 10:06
Haikal Hasan: Protes Ke Prancis Harus Sesuai Akhlak Nabi Muhammad
Hukum

Haikal Hasan: Protes Ke Pran..

30 Oktober 2020 18:55
KPK Buka Kemungkinan Jerat Eks Sekretaris MA Dengan TPPU
Hukum

KPK Buka Kemungkinan Jerat E..

30 Oktober 2020 15:34
PKPU Dikabulkan, Nasabah Desak KSP Lima Garuda Kembalikan Uang
Hukum

PKPU Dikabulkan, Nasabah Des..

30 Oktober 2020 15:02
Pembakaran Halte Sarinah Dibongkar Narasi TV, Pemprov DKI Serahkan Proses Hukum Ke Polisi
Hukum

Pembakaran Halte Sarinah Dib..

30 Oktober 2020 12:49