Samuel F Silaen: Nama Baik Polri Dipertaruhkan Dalam Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Syekh Ali Jaber/Net

Kasus penusukan yang menimpa ulama Syekh Ali Jaber harus benar-benar diusut tuntas oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Sebab, apa yang menimpa Syekh Ali Jaber adalah kejahatan kemanusiaan yang hakiki, bukan karena faktor agama yang disandangnya.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana), Samuel F Silaen. Menurutnya, kasus tersebut juga menjadi warning Polri untuk menjamin keamanan menjelang pilkada serentak 2020.

"Nama baik Polri dipertaruhkan dalam kasus penusukan Syekh Ali Jaber ini. Polisi harus mampu mengungkap kasus ini sampai tuntas, jangan sampai terjadi mis interpretasi dari semua kalangan. Ini jadi pembuktian bahwa Polri mampu," kata Silaen dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Selasa (15/9).

Ia pun menyarankan agar Polri transparan dengan membuka informasi soal sebab musabab pelaku melakukan penusukan terhadap ulama yang sedang berdakwah.

"Apa yang terjadi dan dialami yang bersangkutan sampai begitu tega menusuk orang. Ini harus transparan," imbuhnya.

Bahkan bila perlu, ujar Silaen, proses hukum ditanyangkan secara live ke publik agar masyarakat melihat langsung penjelasan pelaku penusukan. Sebab menurut Silaen, saat ini rakyat Indonesia sedang dihinggapi sindrom ketidakpercayaan terhadap Polri bila merujuk pada kasus-kasus serupa yang pernah terjadi.

"Jadi ini tantangan berat sekaligus harapan rakyat terhadap hadirnya keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Hukum tak bisa pandang bulu, semua warga negara harus mendapat perlakuan yang sama," tutupnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Perusahaan BUMN Dalam Korupsi Proyek Jembatan Di Kabupaten Kampar Rugikan Keuangan Negara Rp 50 M
Hukum

Perusahaan BUMN Dalam Korups..

30 September 2020 03:27
Hary Prasetyo Akui Ada Praktek Window Dressing Laporan Keuangan Jiwasraya
Hukum

Hary Prasetyo Akui Ada Prakt..

29 September 2020 23:28
KPK Kembali Perpanjang Masa Tahanan 6 Tersangka Suap APBD Jambi
Hukum

KPK Kembali Perpanjang Masa ..

29 September 2020 21:46
Kasus Korupsi Proyek Jembatan Di Kampar Riau Terungkap, KPK Tahan Dua Tersangka
Hukum

Kasus Korupsi Proyek Jembata..

29 September 2020 19:22
Berkas Lengkap, Eks Sekretaris MA Nurhadi Dan Menantunya Diserahkan Ke JPU KPK
Hukum

Berkas Lengkap, Eks Sekretar..

29 September 2020 18:13
Jampidsus Persilakan JPU Dan Hakim Panggil ST Burhanuddin Dan Hatta Ali
Hukum

Jampidsus Persilakan JPU Dan..

29 September 2020 09:59
Bupati Kutim Ismunandar Dkk Tetap Ditahan Di Rutan KPK Hingga 30 Hari Ke Depan
Hukum

Bupati Kutim Ismunandar Dkk ..

29 September 2020 02:35
Maafkan Tersangka, Ahok Akhirnya Cabut Laporan Polisi Kasus Pencemaran Nama Baik
Hukum

Maafkan Tersangka, Ahok Akhi..

28 September 2020 22:20