Kasus Dugaan Korupsi Di PT DI, KPK Panggil Eks Komut PT ASABRI

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri/Net

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil pensiunan TNI dan beberapa pihak lain sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan kegiatan penjualan dan pemasaran pada PT Dirgantara Indonesia (DI) tahun 2007-2017.

Pensiunan TNI yang dipanggil kali ini adalah Aris Supangkat selaku pensiunan TNI Angkatan Darat (AD), dan mantan Komisaris Utama PT ASABRI, Marsekal Madya (Purn) Ismono Wijayanto.

Kemudian saksi lainnya adalah Susinto Entong (Komisaris PT Quartagraha Adikarsa), Manahan Simorangkir (staf ahli bidang sosial budaya Dewan Ketahanan Nasional), dan Mochamad Cholid Ashibli (Komisaris PT Surya Saya Pratama).

"Mereka dipanggil sebagai saksi untuk tersangka BS (Budi Santoso)," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Rabu (9/9).

Dalam kasus ini, KPK sempat memanggil mantan Direktur Poludara Mabes Polri, Irjen Pol (Purn) Deddy Fauzi Elhakim. Namun dia mangkir dari panggilan penyidik saat dipanggil pada Senin lalu (31/8).

Sebelumnya, pada Jumat (28/8), penyidik KPK juga telah memanggil dua orang saksi. Yakni, staf ahli bidang sosial budaya Dewan Ketahanan Nasional, Manahan Simorangkir, dan pensiunan TNI Angkatan Udara, Cahaya Ginting.

Selain itu, penyidik KPK juga telah memeriksa beberapa orang saksi yang merupakan pensiunan TNI, baik TNI Angkatan Darat (AD), maupun TNI AU.

Di antaranya, Catur Puji Santoso (pensiunan TNI AD) pada Kamis (27/8). Mayjen TNI (Purn) Ir Mulhim Asyrof, dan Zemvani Abdul Karim (pensiunan TNI AD) pada Rabu (26/8).

Kemudian, Danardono Sulistyo Adji (pensiunan TNI Angkatan Udara) dan Firdaus Komarno selaku Kepala Pusat Pengelolaan Transportasi Berkelanjutan Kemenhub yang juga pensiunan TNI pada Selasa (25/8).

Para pensiunan TNI itu dimintai keterangan oleh penyidik KPK terkait adanya dugaan penerimaan uang kick back kepada pihak end user di PT DI.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Sidang lanjutan, PN Depok Tolak Eksepsi Syahganda Nainggolan
Hukum

Sidang lanjutan, PN Depok To..

22 Januari 2021 01:04
Penanganan Kasus Kematian 6 Pemuda Oleh Komnas HAM Jauh Dari Harapan, TP3 Tegaskan Sikap
Hukum

Penanganan Kasus Kematian 6 ..

21 Januari 2021 19:06
Usut Mega Korupsi, Kejagung Periksa Direktur Penyertaan BPJS Ketenagakerjaan
Hukum

Usut Mega Korupsi, Kejagung ..

21 Januari 2021 18:42
KPK Tidak Mungkin Kehilangan Akal, Persoalannya Berani Atau Tidak Usut Korupsi Bansos?
Hukum

KPK Tidak Mungkin Kehilangan..

21 Januari 2021 18:05
KPK Sidik Dugaan Korupsi Terakit Pengadaan Six Roll Mill Pabrik Gula PTPN XI
Hukum

KPK Sidik Dugaan Korupsi Ter..

21 Januari 2021 17:33
Baru Diperiksa Sekali Karena Tidak Mau Buka Suara, Ini Respon Kuasa Hukum Juliari Batubara
Hukum

Baru Diperiksa Sekali Karena..

21 Januari 2021 17:01
Beberapa Perusahaan Yang Dapat Proyek Bansos Ternyata Beli Barang Ke Lucky Falian Dari PT Agri Tekh
Hukum

Beberapa Perusahaan Yang Dap..

21 Januari 2021 16:23
Rocky Gerung: 97 Persen Sosok
Hukum

Rocky Gerung: 97 Persen Soso..

21 Januari 2021 14:32