KPK Akan Dalami Dugaan Keterlibatan Donny Tri Istiqomah Terkait Suap Wahyu Setiawan

JPU KPK, Moch Takdir Suhan/RMOL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menindaklanjuti keterlibatan tim hukum DPP PDIP, Donny Tri Istiqomah dalam perkara dugaan suap terkait pergantian anggota DPR RI Fraksi PDIP Dapil Sumsel 1 yang melibatkan Harun Masiku.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Moch Takdir Suhan mengatakan, pihaknya akan melakukan analisa terlebih dahulu terhadap disebutnya pihak lain oleh Majelis Hakim saat membacakan fakta-fakta hukum di sidang putusan atau vonis terdakwa Wahyu Setiawan Selaku Komisioner KPU RI dan Agustiani Tio Fridelina selaku Kader PDIP.

"Kaitannya dengan nama lain yang kembali ditegaskan oleh majelis hakim di dalam putusannya, itu nanti kami analisa juga," ujar Jaksa Takdir Suhan kepada Kantor Berita Politik RMOL di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (24/8).

Karena kata Jaksa Takdir, semua alat bukti telah menjadi fakta persidangan. Sehingga akan menjadi bagian analisa pihaknya.

"Bagaimanapun alat-alat bukti yang sudah menjadi fakta sidang itu menjadi bagian analisa tim untuk mengambil langkah selanjutnya. Ya apakah itu nanti ada pihak lain yang juga ikut dilibatkan dalam  penanganan kasus ini," jelas Jaksa Takdir.

Bahkan kata Jaksa Takdir, tidak menutup kemungkinan KPK akan mempertimbangkan fakta hukum yang disampaikan Majelis Hakim soal keterlibatan Donny Tri Istiqomah di penyelidikan selanjutnya di KPK.

"Tidak menutup kemungkinan pihak-pihak lain yang disebutkan oleh Majelis Hakim dalam putusannya itu juga bisa menjadi bahan lain untuk KPK menindaklanjuti kasus ini bahwa dugaan pihak-pihak lain pun terlibat, pastinya nanti kita lihat kedepannya ya," pungkas Takdir.

Diketahui, nama Donny Tri Istiqomah selaku tim hukum DPP PDIP kembali disebut Majelis Hakim sebagai pihak yang bekerjasama dengan Wahyu Setiawan, Agustiani Tio Fridelina, Saeful Bahri dan Harun Masiku melakukan tindak pidana korupsi.

"Menimbang bahwa, berdasarkan fakta-fakta hukum yang telah Majelis pertimbangkan, telah terbukti adanya kerjasama yang erat antara Terdakwa I Wahyu Setiawan dan Terdakwa II Agustiani Tio Fridelina, Saeful Bahri, Harun Masiku serta Donny Tri Istiqomah. Maka perbuatan tersebut telah selesai dengan sempurna. Maka perbuatan para terdakwa telah memenuhi Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP," ungkap Hakim anggota Panji Surono.

Nama Donny Tri Istiqomah sebelumnya juga disebut terlibat perkara tersebut saat Majelis Hakim membacakan putusan untuk Saeful Bahri yang kini telah menjadi narapidana pada Kamis 28 Mei 2020.

Kolom Komentar


Video

Sosok Mayat Mengapung di Sungai Gegerkan Warga Grobogan

Minggu, 22 November 2020
Video

Laporkan Rektor ke KPK, Frans Josua Napitu Dirumahkan oleh UNNES

Senin, 23 November 2020
Video

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang

Senin, 23 November 2020

Artikel Lainnya

Napoleon Sebut Nama Azis Syamsuddin Di Persidangan, Haris Rusly: Periksa Segera!
Hukum

Napoleon Sebut Nama Azis Sya..

25 November 2020 01:10
KPK Sidik Kasus Dugaan Korupsi Di PT Asuransi Jasa Indonesia
Hukum

KPK Sidik Kasus Dugaan Korup..

24 November 2020 16:47
Kasus Red Notice Djoko Tjandra, Patut Diduga Dirjen Imigrasi Juga Terlibat
Hukum

Kasus Red Notice Djoko Tjand..

24 November 2020 16:19
KPK Imbau Cakada Jujur Saat Laporkan Sumbangan Dana Kampanye
Hukum

KPK Imbau Cakada Jujur Saat ..

24 November 2020 16:01
Ombudsman RI: Kasus Gagal Bayar Industri Keuangan Pangkal Masalahnya Di Pengawasan
Hukum

Ombudsman RI: Kasus Gagal Ba..

24 November 2020 14:41
Kembangkan Kasus Dugaan Suap Pengesahan RAPBD Jambi TA 2017, KPK Panggil 4 Eks Anggota DPRD
Hukum

Kembangkan Kasus Dugaan Suap..

24 November 2020 12:36
Belum Umumkan  Tersangka, KPK Panggil 9 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Stadion Mandala Krida
Hukum

Belum Umumkan Tersangka, KP..

24 November 2020 11:22
Saran Pimpinan Komisi III, Selebgram Millene Cyrus Ditempatkan Di Sel Khusus
Hukum

Saran Pimpinan Komisi III, S..

24 November 2020 09:42