KPK Cecar Direktur Banjar Water Park Soal Kedekatan Dengan Anak Pejabat Pemkot Banjar

Gedung KPK di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan/Net

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar Direktur Banjar Water Park, Eris Kristian karena adanya kedekatan dengan anak seorang pejabat di Pemerintah Kota Banjar.

Eris Kristian diperiksa sebagai saksi kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Kota Banjar tahun anggaran 2012-2017, Kamis (13/8).

"Penyidik mengkonfirmasi keterangan saksi Eris Kristian terkait pengetahuannya mengenai adanya hubungan saksi dengan anak salah seorang pejabat RI Pemerintah Kota Banjar," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (14/8).

Selain Eris, penyidik KPK juga memanggil dua saksi lainnya pada agenda pemeriksaan kemarin. Yakni Edy Jatmiko selaku Kepala Dinas PUPR Kota Banjar dan Gilang Gumilang selaku Direktur CV Giza Dago.

Untuk saksi Edy Jatmiko, penyidik masih terus mendalami terkait pengerjaan proyek-proyek yang ada di Dinas PUPR Kota Banjar melalui pengetahuan saksi.

Sedangkan untuk saksi Gilang Gumilang telah mengkonfirmasi akan hadir. Namun, penyidik menjadwal ulang pemeriksaan yang bersangkutan.

"Penyidikan perkara ini masih dilakukan dan penyidik KPK masih akan mengumpulkan alat bukti dengan mengkonfirmasi keterangan dari saksi-saksi lainnya," pungkas Ali.

Sebelumnya, penyidik KPK memanggil tiga orang saksi, Rabu (12/8). Diantaranya, Walikota Banjar, Ade Uu Sukaesih, Yuyung Mulyasungkawa selaku Kepala DPPKAD Kota Banjar Tahun 2011-2016 yang juga Plt. Sekda 1-03-2017 sampai dengan 29-11-2017, dan Dadang Alamsyah selaku Direktur PT Cahaya Kristal Putra.

Untuk Walikota Banjar, Ade Uu Sukaesih, penyidik mengkonfirmasi kepada yang bersangkutan beberapa hal antara lain seperti mengenai kegiatan usaha yang dikerjakan oleh pihak keluarga saksi.

Kemudian untuk saksi Yuyung Mulyasungkawa, penyidik menggali keterangan saksi terkait dengan tugas dan peran saksi saat menjabat sebagai Kepala DPPKAD Kota Banjar serta mengkonfirmasi perihao pengetahuan saksi tentang adanya kedekatan saksi dengan para pejabat di Pemerintah Kota Banjar.

Sedangkan saksi Dadang Alamsyah, penyidik menggali pengetahuan saksi terkait proyek-proyek yang dilaksanakan oleh Dinas PUPR Kota Banjar dan juga dikonfirmasi mengenai pihak-pihak siapa saja yang mengerjakan proyek tersebut.

Dalam perkara ini, KPK belum membeberkan kontruksi perkara dan pihak-pihak yang telah dijadikan sebagai tersangka.

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Perusahaan BUMN Dalam Korupsi Proyek Jembatan Di Kabupaten Kampar Rugikan Keuangan Negara Rp 50 M
Hukum

Perusahaan BUMN Dalam Korups..

30 September 2020 03:27
Hary Prasetyo Akui Ada Praktek Window Dressing Laporan Keuangan Jiwasraya
Hukum

Hary Prasetyo Akui Ada Prakt..

29 September 2020 23:28
KPK Kembali Perpanjang Masa Tahanan 6 Tersangka Suap APBD Jambi
Hukum

KPK Kembali Perpanjang Masa ..

29 September 2020 21:46
Kasus Korupsi Proyek Jembatan Di Kampar Riau Terungkap, KPK Tahan Dua Tersangka
Hukum

Kasus Korupsi Proyek Jembata..

29 September 2020 19:22
Berkas Lengkap, Eks Sekretaris MA Nurhadi Dan Menantunya Diserahkan Ke JPU KPK
Hukum

Berkas Lengkap, Eks Sekretar..

29 September 2020 18:13
Jampidsus Persilakan JPU Dan Hakim Panggil ST Burhanuddin Dan Hatta Ali
Hukum

Jampidsus Persilakan JPU Dan..

29 September 2020 09:59
Bupati Kutim Ismunandar Dkk Tetap Ditahan Di Rutan KPK Hingga 30 Hari Ke Depan
Hukum

Bupati Kutim Ismunandar Dkk ..

29 September 2020 02:35
Maafkan Tersangka, Ahok Akhirnya Cabut Laporan Polisi Kasus Pencemaran Nama Baik
Hukum

Maafkan Tersangka, Ahok Akhi..

28 September 2020 22:20