Tidak Berpolitik Usai Bebas Murni, Nazaruddin: Fokus Mengejar Akhirat

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Nazaruddin/Net

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Nazaruddin telah resmi bebas murni dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas 1 Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat pada hari ini, Kamis (13/8).

Nazaruddin kembali mendatangi Kantor Bapas Klas 1 Bandung pada pagi tadi untuk mengurus administrasi kebebasannya setelah menerima cuti menjelang bebas selama dua bulan pada Minggu (14/6).

Kepada wartawan, Nazaruddin mengaku hukuman yang ia jalankan mempunyai hikmah tersendiri bagi dirinya.

"Semua perjalanan yang harus saya lalui, alhamdulilah semuanya ada hikmahnya," ujar Nazaruddin kepada wartawan, Kamis (13/8).

Nazaruddin pun mengaku akan lebih fokus untuk mengejar akhirat. Ia pun tak menyinggung soal apakah akan kembali terjun ke politik atau tidak.

"Kedepannya fokus mengejar akhirat, bangun Masjid, bangun pesantren. Kita sebagai umat muslim di Indonesia harus jadi background," katanya.

Karena kata Nazaruddin, ia selama berada di dalam Lapas lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Pengalaman di dalam saya bersyukur bahwa Allah menunjukan jalan terbaik. Kedepan saya akan mengambil hikmahnya. Alhamdulilah kita di dalam lebih mendekatkan diri kepada Allah, Sholat lima waktu ke masjid, puasa Senin-Kamis dan ingin fokus akhirat ketika di dalam," pungkasnya.

Diketahui, Nazaruddin divonis bersalah dalam kasus korupsi proyek pembangunan Wisma Atlet. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu juga divonis atas penerimaan gratifikasi dan melakukan pencucian uang.

Dalam kasus korupsi Wisma Atlet, Mahkamah Agung (MA) menghukum 7 tahun penjara dan denda Rp 300 juta. Sedangkan dalam kasus gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang, Nazaruddin dihukum 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Perusahaan BUMN Dalam Korupsi Proyek Jembatan Di Kabupaten Kampar Rugikan Keuangan Negara Rp 50 M
Hukum

Perusahaan BUMN Dalam Korups..

30 September 2020 03:27
Hary Prasetyo Akui Ada Praktek Window Dressing Laporan Keuangan Jiwasraya
Hukum

Hary Prasetyo Akui Ada Prakt..

29 September 2020 23:28
KPK Kembali Perpanjang Masa Tahanan 6 Tersangka Suap APBD Jambi
Hukum

KPK Kembali Perpanjang Masa ..

29 September 2020 21:46
Kasus Korupsi Proyek Jembatan Di Kampar Riau Terungkap, KPK Tahan Dua Tersangka
Hukum

Kasus Korupsi Proyek Jembata..

29 September 2020 19:22
Berkas Lengkap, Eks Sekretaris MA Nurhadi Dan Menantunya Diserahkan Ke JPU KPK
Hukum

Berkas Lengkap, Eks Sekretar..

29 September 2020 18:13
Jampidsus Persilakan JPU Dan Hakim Panggil ST Burhanuddin Dan Hatta Ali
Hukum

Jampidsus Persilakan JPU Dan..

29 September 2020 09:59
Bupati Kutim Ismunandar Dkk Tetap Ditahan Di Rutan KPK Hingga 30 Hari Ke Depan
Hukum

Bupati Kutim Ismunandar Dkk ..

29 September 2020 02:35
Maafkan Tersangka, Ahok Akhirnya Cabut Laporan Polisi Kasus Pencemaran Nama Baik
Hukum

Maafkan Tersangka, Ahok Akhi..

28 September 2020 22:20