ST Burhanuddin Sakit Hati, Buru Buronan Sejak 2009 Ternyata Sudah Di Indonesia Tiga Bulan Lalu

Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin/Net

Fakta bahwa buronan kasus hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra berada di Indonesia sejak tiga bulan lalu menjadi tamparan keras untuk Kejaksaan Agung.

Diketahui, Djoko Tjandra kabur ke Port Moresby pada 2009 silam usai Mahkamah Agung menerima PK yang diajukan Kejaksaan dalam kasus pengalihan hak tagih Bank Bali sebesar Rp 904 miliar.

“Informasinya lagi yang menyakitkan hati saya adalah katanya tiga bulanan dia sudah ada di sini (Indonesia). Baru sekarang terbuka,” ujar Jaksa Agung ST Burhanuddin saat rapat bersama Komisi III DPR RI, Senin (29/6).

Burhanuddin mengaku kesulitan menangkap Djoko Tjandra karena informasi yang diterimanya, buronan Kejaksaan Agung itu kerap berpindah tempat ke Malaysia dan Singapura.

“Kami sudah berapa tahun mencari Djoko Tjandra ini. Tapi yang melukai hati saya, saya dengar Djoko Tjandra bisa ditemui di mana-mana. Di Malaysia dan Singapura. Kita minta ke sana, juga tidak bisa ada yang bawa,” keluhnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Artikel Lainnya

Rachmat Yasin Diduga Minta Gratifikasi Tanah Yang Akan Dibangun Pondok Pesantren
Hukum

Rachmat Yasin Diduga Minta G..

14 Agustus 2020 03:59
KPK Akui Sempat Tunda Penahanan Rachmat Yasin Karena Akan Gelar Hajatan Nikah
Hukum

KPK Akui Sempat Tunda Penaha..

14 Agustus 2020 02:54
Sidang Jiwasraya, Ahli Asuransi Sebut Direksi Punya Wewenang Ubah Pedoman Investasi
Hukum

Sidang Jiwasraya, Ahli Asura..

14 Agustus 2020 00:28
Eks Bupati Rachmat Yasin Diduga Sunat Anggaran SKPD Rp 8,9 M Untuk Kampanye Pilkada Bogor
Hukum

Eks Bupati Rachmat Yasin Did..

13 Agustus 2020 23:57
Penyitaan Aset Kasus Jiwasraya Kembali Diprotes Saksi
Hukum

Penyitaan Aset Kasus Jiwasra..

13 Agustus 2020 23:33
Diduga Terima Gratifikasi, KPK Tahan Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin
Hukum

Diduga Terima Gratifikasi, K..

13 Agustus 2020 20:39
Buntut Dugaan Pemerasan Oleh Oknum Jaksa, KPK Periksa 63 Kepala SMPN Di Riau
Hukum

Buntut Dugaan Pemerasan Oleh..

13 Agustus 2020 17:18
Tidak Berpolitik Usai Bebas Murni, Nazaruddin: Fokus Mengejar Akhirat
Hukum

Tidak Berpolitik Usai Bebas ..

13 Agustus 2020 15:53