JPU Tidak Hadir, Sidang Praperadilan Yudi Syamhudi Ditunda Senin Depan

Sidang Praperadilan Yudi Syamhudi Suyuti di PN Jaksel/RMOL

Sidang praperadilan Yudi Syamhudi Suyuti di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ditunda pada Selasa (2/6).

Yudi Syamhudi Suyuti merupakan tersangka makar atas pernyataan sikap Negara Rakyat Nusantara pada 2015 di Bareskrim Polri. Yudi Syamhudi Suyuti juga merupakan seorang aktivis Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional (JAKI).

Gugatan praperadilan ini sendiri diajukan langsung oleh Koordinator Korban Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional (JAKI), Nelly Siringo Ringo yang juga istri Yudi Syamhudi untuk melawan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung RI.

Namun demikian, sidang ini ditunda lantaran pihak termohon, yakni JPU tidak hadir di sidang praperadilan ini. Sidang akan dilanjutkan pada Senin (8/6) besok.

Awalnya, Hakim Tunggal PN Jakarta Selatan, Akhmad Suhel memutuskan sidang akan dilanjutkan pada Selasa (9/6) besok.

Namun, tim kuasa hukum pemohon mengajukan keberatan lantaran sidang perdana Yudi akan digelar pada Senin (8/6) besok di PN Jakarta Selatan.

"Begini Yang Mulia, ini kan diajukan 4 Mei baru sidang hampir satu bulan ini, jadi kami daftarkan ini sebelum dilimpahkan, kami yakin pasti menang karena kami punya bukti. Kalau Senin main (sidang) masih keburu, tapi kalau Selasa (besok) kami sudah kalah soal waktu," ucap Tim Kuasa hukum, Tonin Tachta dalam persidangan kepada Hakim Tunggal PN Jaksel, Selasa (2/6).

Hakim pun tetap keukeuh sidang selanjutnya akan digelar pada Selasa (9/6) besok. Istri Yudi pun, Nelly akhirnya turut buka suara memohon agar sidang selanjutnya digelar pada Senin (8/6) besok.

"Yang Mulia, saya mohon pertolongan Yang Mulia," kata Nelly sambil memohon kepada Hakim Tunggal Akhmad Suhel.

Akhirnya, hakim mengabulkan permohonan Nelly dan memutuskan sidang selanjutnya digelar pada Senin (8/6) besok.

Yudi Syamhudi telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana makar dengan niat menggulingkan pemerintahan yang sah dan atau kejahatan terhadap penguasa Umum dan atau penyebaran berita bohong sebagaimana dimaksud dalam Pasal 110 KUHP Jo Pasal 107 KUHP Jo Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 207 KUHP dan atau Pasal 14 dan atau Pasal 15 UU 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Gugatan yang diajukan Nelly ini dilakukan untuk mencari keadilan dan perlawanan kepada termohon yang dinilai salah menerapkan hukum dan melanggar Hukum Acara Pidana.

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Perusahaan BUMN Dalam Korupsi Proyek Jembatan Di Kabupaten Kampar Rugikan Keuangan Negara Rp 50 M
Hukum

Perusahaan BUMN Dalam Korups..

30 September 2020 03:27
Hary Prasetyo Akui Ada Praktek Window Dressing Laporan Keuangan Jiwasraya
Hukum

Hary Prasetyo Akui Ada Prakt..

29 September 2020 23:28
KPK Kembali Perpanjang Masa Tahanan 6 Tersangka Suap APBD Jambi
Hukum

KPK Kembali Perpanjang Masa ..

29 September 2020 21:46
Kasus Korupsi Proyek Jembatan Di Kampar Riau Terungkap, KPK Tahan Dua Tersangka
Hukum

Kasus Korupsi Proyek Jembata..

29 September 2020 19:22
Berkas Lengkap, Eks Sekretaris MA Nurhadi Dan Menantunya Diserahkan Ke JPU KPK
Hukum

Berkas Lengkap, Eks Sekretar..

29 September 2020 18:13
Jampidsus Persilakan JPU Dan Hakim Panggil ST Burhanuddin Dan Hatta Ali
Hukum

Jampidsus Persilakan JPU Dan..

29 September 2020 09:59
Bupati Kutim Ismunandar Dkk Tetap Ditahan Di Rutan KPK Hingga 30 Hari Ke Depan
Hukum

Bupati Kutim Ismunandar Dkk ..

29 September 2020 02:35
Maafkan Tersangka, Ahok Akhirnya Cabut Laporan Polisi Kasus Pencemaran Nama Baik
Hukum

Maafkan Tersangka, Ahok Akhi..

28 September 2020 22:20