PANDEMIK COVID-19

Tidak Penuhi Panggilan Bareskrim, Andi Arief: Saya Takut Tertular Dari Penyidik, Juga Sebaliknya

Surat panggilan untuk Andi Arief/Rep

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memanggil politisi Partai Demokrat Andi Arief untuk dimintai keteranganya sebagai terlapor atas kasus dugaan pencemaran nama baik di media sosial.

Kasus ini dilaporkan mantan anggota DPR RI yang juga politisi PDIP, Henry Yosodiningrat beberapa waktu lalu.

Namun, Andi memohon maaf tidak bisa hadir memenuhi panggilan Ditipidsiber Bareskrim untuk datang ke Gedung Bareskrim Lantai 15 Direktorat Tindak Pidana Siber pada Senin lusa (13/4), dengan alasan takut tertular virus corona baru (Covid-19).

"Kepada Yth penyidik Bareskrim unit Cyber Mabes Polri. Mohon maaf saya belum bisa penuhi undangan klarifikaai atas UU ITE ini. Karena perkembagan penularan Convid-19 ini. Saya berada di Lampung. Saya takut tertular dari penyidik, begitu juga sebaliknya. Saya doakan penyidik sehat," kata Andi Arief melalui akun Twitter miliknya @AndiArief_, Sabtu (11/4).

Andi Arief dilaporkan oleh Henry Yosodiningrat dengan nomor laporan LP/B/1043/XII/2019/BARESKRIM tanggal 11 Desember 2019. Ketum Granat itu melaporkan Andi atas dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Henry Yosodiningrat melaporkan Andi Arief atas kicauan di media sosial yang diunggah pada Senin, 9 Desember 2019: "Kawan-kawan PDIP yang sekarang ada dan mendapatkan posisi dalam partai dan kekuasaan-. mayoritas PDIP otot, faksi otak tersingkir. Itu penjelasan kenapa preman seperti Hendriyosodiningrat melaporkan Rocky Gerung".

Henry menuturkan bahwa kicauan itu diduga memiliki tujuan untuk mencemarkan nama baiknya.

"Bahwa yang dimaksudnya dengan 'Hendriyosodiningrat' dalam cuitan itu adalah saya. Bahwa kalimat tersebut, dalam hal ini yang menyebut 'preman seperti  Hendriyosodiningrat' adalah merupakan penghinaan," ucapnya.

Henry Yosodiningrat meminta pihak kepolisian menjerat Andi Arief dengan Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) tentang Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik.

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Diperiksa 2,5 Jam, Daning Saraswati Kembali Bungkam Pada Wartawan
Hukum

Diperiksa 2,5 Jam, Daning Sa..

01 Maret 2021 13:45
Mantan Caleg Gerindra Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Benur Edhy Prabowo
Hukum

Mantan Caleg Gerindra Diperi..

01 Maret 2021 11:43
KPK: Daning Saraswati Dipanggil Jadi Saksi Kasus Bansos Untuk Matheus Joko Santoso
Hukum

KPK: Daning Saraswati Dipang..

01 Maret 2021 11:23
Kembali Sambangi Gedung KPK, Untuk Keempat Kalinya Daning Saraswati Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Bansos?
Hukum

Kembali Sambangi Gedung KPK,..

01 Maret 2021 11:11
Gerbang Indonesia Timur, KPK Diminta Periksa Seluruh Proyek Di Sulsel
Hukum

Gerbang Indonesia Timur, KPK..

01 Maret 2021 02:53
Akan Hadiri Pemakaman Artidjo, Firli Bahuri: Lokasinya Masih Menunggu Keputusan Keluarga
Hukum

Akan Hadiri Pemakaman Artidj..

28 Februari 2021 19:00
Haris Azhar: Negara Harus Beri Perhatian Khusus Terhadap Kelompok Mafia Tanah
Hukum

Haris Azhar: Negara Harus Be..

28 Februari 2021 17:54
Artidjo Di Mata KPK: Tokoh Hukum Nasional Yang Penuh Integritas
Hukum

Artidjo Di Mata KPK: Tokoh H..

28 Februari 2021 15:50