Diduga Unggah Status Medsos Dari Dalam Tahanan, Imam Nahrawi Sebut Posisinya Gampang Dituduh

Terdakwa Imam Nahrawi/Net

Dugaan terdakwa kasus suap Imam Nahrawi yang meng-update status media sosial pada Kamis lalu memunculkan spekulasi bahwa pihak Rutan kecolongan.

Apalagi saat keesokan harinya Kepala Rutan Pomdam Jaya Guntur KPK menggelar inspeksi mendadak dan mendapati handphone di rutan Imam Nahrawi.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu mengklaim, ponsel yang ditemukan Kepala Rutan Pomdam Jaya Guntur bukanlah miliknya.

"Yang pasti bukan milik saya," kata Imam saat ditemui media di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (11/3) siang.

Imam mengeluhkan posisinya yang mudah dituduh.

"Orang kayak saya ini kan rentan juga dituduh-tuduh, sudah disidang, sudahlah kita tunggu, yang pasti itu bukan milik saya handphone itu," ujar Imam lagi.

Indonesia Corruption Watch (ICW) dengan tegas meminta  KPK menelusuri kasus tersebut dan menindak petugas di rutan yang didiami oleh mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu.

"Jika temuan itu benar, maka KPK mesti mengambil tindakan tegas terhadap petugas Rutan," ujar Peneliti ICW Kurnia Ramadhana, kepada media, Rabu (11/3).

Majelis Hakim mesti bertindak tegas sebab perbuatan yang dilakukan terdakwa Imam yang sengaja menggunakan telepon genggam saat menjalani masa penahanan adalah pelanggaran dan bentuk ketidakpatuhannya.

"Selain itu, perilaku Imam yang diduga membawa telepon genggam tersebut semestinya dijadikan pemberat hukuman di persidangan, karena tidak kooperatif terhadap penegakan hukum," jelas Kurnia.

Imam Nahrawi adalah terdakwa dalam kasus dugaan suap penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora untuk KONI tahun anggaran 2018.

Ia sudah ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur sejak September 2019 lalu.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Artikel Lainnya

Rachmat Yasin Diduga Minta Gratifikasi Tanah Yang Akan Dibangun Pondok Pesantren
Hukum

Rachmat Yasin Diduga Minta G..

14 Agustus 2020 03:59
KPK Akui Sempat Tunda Penahanan Rachmat Yasin Karena Akan Gelar Hajatan Nikah
Hukum

KPK Akui Sempat Tunda Penaha..

14 Agustus 2020 02:54
Sidang Jiwasraya, Ahli Asuransi Sebut Direksi Punya Wewenang Ubah Pedoman Investasi
Hukum

Sidang Jiwasraya, Ahli Asura..

14 Agustus 2020 00:28
Eks Bupati Rachmat Yasin Diduga Sunat Anggaran SKPD Rp 8,9 M Untuk Kampanye Pilkada Bogor
Hukum

Eks Bupati Rachmat Yasin Did..

13 Agustus 2020 23:57
Penyitaan Aset Kasus Jiwasraya Kembali Diprotes Saksi
Hukum

Penyitaan Aset Kasus Jiwasra..

13 Agustus 2020 23:33
Diduga Terima Gratifikasi, KPK Tahan Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin
Hukum

Diduga Terima Gratifikasi, K..

13 Agustus 2020 20:39
Buntut Dugaan Pemerasan Oleh Oknum Jaksa, KPK Periksa 63 Kepala SMPN Di Riau
Hukum

Buntut Dugaan Pemerasan Oleh..

13 Agustus 2020 17:18
Tidak Berpolitik Usai Bebas Murni, Nazaruddin: Fokus Mengejar Akhirat
Hukum

Tidak Berpolitik Usai Bebas ..

13 Agustus 2020 15:53