KPK Dalami Pengakuan Donny Tri Istiqomah Soal Uang Titipan Rp 400 Juta Dari Staf DPP PDIP

Plt Jubir KPK Ali Fikri/RMOL

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami pengakuan advokat Dewan Pimpinan Pusat DPP PDIP, Donny Tri Istiqomah yang mengakui menerima uang titipan Rp 400 juta dari Staf DPP PDIP untuk diserahkan kepada Saeful Bahri.

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, penyidik dipastikan akan mempertimbangkan dan mendalami pengakuan para saksi khususnya Donny yang disampaikan diluar meja pemeriksaan.

"Tentunya seluruh fakta-fakta yang ada yang itu kemudian berhubungan dengan perkara ini terus didalami. Pastinya penyidik sudah memperkirakan apa yang perlu didalami ketika seorang saksi menyampaikan sekalipun itu di luar pemeriksaan ya," ucap Ali Fikri kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis malam (13/2).

Namun, Ali mengaku tidak bisa menyampaikan materi ataupun pertanyaan yang dilontarkan penyidik kepada Donny Tri Istiqomah yang diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Wahyu Setiawan pada Rabu (12/2) kemarin.

"Jadi begini untuk materi secara detailnya apa yang disampaikan Donny di luar pemberkasan gitu ya, nanti kita lihat saja di fakta BAP-nya, dan itu nanti bisa terlihat ketika sudah dilimpahkan di persidangan," pungkas Ali.

Diketahui, Donny Tri Istiqomah mengakui menerima uang titipan senilai Rp 400 juta dari Staf DPP PDIP bernama Kusnadi. Kusnadi juga sebelumnya pernah diperiksa KPK sebagai saksi saat bersamaan pemeriksaan dengan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristianto pada Jumat (24/1) kemarin.

Uang titipan itu kata Donny, diberikan Kusnadi untuk diserahkan kepada Saeful Bahri yang disebut sebagai mantan Staff Hasto Kristianto.

Pengakuan itu disampaikan Donny usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Wahyu Setiawan pada Rabu (12/2) kemarin.

"Jadi begini intinya, pernah mas Kusnadi nitip uang untuk pak Saeful ke saya, dan kan sudah terkonfirmasi juga bahwa uang yang dari mas Kusnadi yang dititipkan saya untuk pak Saeful itu kan dari Pak Harun," ungkap Donny.

Dalam kasus ini, Donny Tri Istiqomah juga pernah diamankan oleh tim penyelidik KPK saat sedang bersama dengan Saeful Bahri disebuah rumah makan di daerah Jakarta Pusat pada Rabu (8/1) lalu. Namun, Donny Tri Istiqomah dibebaskan tanpa alasan yang jelas dari KPK terkait dibebaskannya Donny.

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Perusahaan BUMN Dalam Korupsi Proyek Jembatan Di Kabupaten Kampar Rugikan Keuangan Negara Rp 50 M
Hukum

Perusahaan BUMN Dalam Korups..

30 September 2020 03:27
Hary Prasetyo Akui Ada Praktek Window Dressing Laporan Keuangan Jiwasraya
Hukum

Hary Prasetyo Akui Ada Prakt..

29 September 2020 23:28
KPK Kembali Perpanjang Masa Tahanan 6 Tersangka Suap APBD Jambi
Hukum

KPK Kembali Perpanjang Masa ..

29 September 2020 21:46
Kasus Korupsi Proyek Jembatan Di Kampar Riau Terungkap, KPK Tahan Dua Tersangka
Hukum

Kasus Korupsi Proyek Jembata..

29 September 2020 19:22
Berkas Lengkap, Eks Sekretaris MA Nurhadi Dan Menantunya Diserahkan Ke JPU KPK
Hukum

Berkas Lengkap, Eks Sekretar..

29 September 2020 18:13
Jampidsus Persilakan JPU Dan Hakim Panggil ST Burhanuddin Dan Hatta Ali
Hukum

Jampidsus Persilakan JPU Dan..

29 September 2020 09:59
Bupati Kutim Ismunandar Dkk Tetap Ditahan Di Rutan KPK Hingga 30 Hari Ke Depan
Hukum

Bupati Kutim Ismunandar Dkk ..

29 September 2020 02:35
Maafkan Tersangka, Ahok Akhirnya Cabut Laporan Polisi Kasus Pencemaran Nama Baik
Hukum

Maafkan Tersangka, Ahok Akhi..

28 September 2020 22:20