Selain Rano Karno, Saksi Hudaya Sebut Suti 'Atun' Tercatat Sebagai Penerima Proyek Pemprov Banten

Ilustrasi/Net

Eks Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Hudaya Latuconsina mengakui dirinya pernah mengantar uang kepada mantan Wakil Gubernur Banten, Rano Karno. Diduga uang tersebut berkaitan dengan salah satu proyek yang digarap di lingkungan kerja wilayah tersebut.

Begitu disampaikan Hudaya Latuconsina saat bersaksi untuk terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin malam (27/1).

Kata Hudaya, duit Rp 250 juta yang dibungkus koran lengkap dengan plastik didapatkan dari salah seorang staf Wawan yang bernama Dadang Prijatna.

"Diberikan kepada saya tahun 2013 untuk disampaikan ke Rano Karno, (uang itu) dari hasil pekerjaan 2012," ujar Hudaya Latuconsina saat bersaksi di Ruang Sidang, di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin malam (27/1).

"Saya tidak membuka, cuma menjinjing saja, langsung saya bawa," imbuh Hudaya menegaskan.

Huda mengatakan, saat menerima uang, Dadang tidak menyebut secara spesifik uang itu dari proyek Dinas Pendidikan atau dinas atau yang lain. Yang jelas, kata Hudaya, dirinya mengaku cuma diperintahkan untuk mengantar duit tersebut ke Rano Karno.

Tak hanya itu, dalam sidang perkara dugaan korupsi alkes (alat kesehatan) Tangerang Selatan dan Banten, serta tindak pidana pencucian uang (TPPU) ini juga terkuak bahwa adik kandung Rano Karno yang bernama Suti Karno pun pernah tercatat sebagai pihak yang diduga mendapatkan proyek pengadaan di lingkungan kerja Pemprov Banten.

Nama pemeran Atun dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan tersebut ada dalam catatan Dadang Prijatna sebagai pihak yang mendapat salah satu proyek.

"Kalau Suti Karno nampaknya dengan daftar list yang di proyek," demikian Hudaya.

Kolom Komentar


Video

BREAKING NEWS: Pasar Cepogo Boyolali Terbakar

Kamis, 17 September 2020
Video

Menguji Erick Thohir dan Jokowi, Kejanggalan Pertamina Gamblang Diurai Ahok

Jumat, 18 September 2020

Artikel Lainnya

Pak Mahfud, Laporan Terhadap Immanual Ebenezer Kok Mandek, Orangnya Sudah Jadi Komisaris
Hukum

Pak Mahfud, Laporan Terhadap..

19 September 2020 11:50
Akbar Faizal: Kebakaran Kejagung Serangan Langsung Terhadap Negara, Presiden Harus Ambil Langkah Serius
Hukum

Akbar Faizal: Kebakaran Keja..

18 September 2020 19:30
Jokowi Tidak Bisa Intervensi Penegak Hukum, Tapi Bisa Copot Kapolri Dan Jaksa Agung
Hukum

Jokowi Tidak Bisa Intervensi..

18 September 2020 19:11
Andi Irfan Jaya Diperiksa Kejagung Usai Ditetapkan Tersangka Kasus Djoko Tjandra
Hukum

Andi Irfan Jaya Diperiksa Ke..

18 September 2020 15:32
Penahanan 5 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Fiktif Di PT Waskita Karya Diperpanjang 30 Hari
Hukum

Penahanan 5 Tersangka Kasus ..

18 September 2020 15:30
Serius Usut Perkara Djoko Tjandra Dan Jaksa Pinangki, KPK Dalami Bukti Dari MAKI
Hukum

Serius Usut Perkara Djoko Tj..

18 September 2020 15:12
KPK Cecar 7 Perwakilan PT Waskita Karya Soal Aliran Uang Dalam Kasus Korupsi Subkontraktor Fiktif
Hukum

KPK Cecar 7 Perwakilan PT Wa..

18 September 2020 10:53
Pasca Dikembalikan, Bareskrim Limpahkan Berkas Perkara Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra Ke JPU
Hukum

Pasca Dikembalikan, Bareskri..

17 September 2020 23:45