Komisaris PT Indocev Dipanggil KPK Terkait Kasus Suap Izin Impor Bawang Putih

Jumat, 29 November 2019, 13:17 WIB
Laporan: Jamaludin Akmal

KPK terus usut kasus suap impor bawang putih/RMOL

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Komisaris PT Indocev, Lilik Kelana Putri sebagai saksi untuk tersangka mantan anggota DPR RI Fraksi PDI-P, I Nyoman Dhamantra (IYD).

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IYD terkait dengan pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019," kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (29/11).

Dalam kasus ini, KPK juga telah menetapkan lima tersangka lain. Yakni asisten Nyoman, Mirawati Basri dan unsur swasta Elviyanto yang diduga penerima suap. Sedangkan pemberian suap ialah Chandry Suanda, Doddy Wahyudi, dan Zulfikar dari unsur swasta.

Penyidik KPK menduga Chandry meminjam uang kepada Zulfikar sebesar Rp 2,1 miliar untuk melunasi kesepakatan pembayaran fee senilai Rp 3,6 miliar kepada Nyoman Dhamantra karena telah menuliskan pembuatan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) dan Surat Persetujuan Impor (SPI) dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Fee tersebut merupakan hasil kesepakatan dalam pertemuan di antara para tersangka. Kesepakatannya, Nyoman akan mendapat commitment fee sebesar Rp 1.700 hingga Rp 1.800 dari setiap kilogram bawang putih yang impor.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Harta | Puisi Hari Ini

Senin, 10 Februari 2020
Video

[FULL] | Singgung Film Avengers: Endgame, Pidato Jokowi di Parlemen Australia

Senin, 10 Februari 2020
Video

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

Selasa, 11 Februari 2020