Kasus Impor Bawang, Penahanan I Nyoman Dhamantra Resmi Diperpanjang

Senin, 04 November 2019, 21:57 WIB
Laporan: Jamaludin Akmal

Tersangka suap impor bawang putih, I Nyoman Dhamantra/Net

Masa penahanan tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019, I Nyoman Dhamantra (INY) diperpanjang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Perpanjangan dilakukan selama 30 hari sejak 6 November hingga 5 Desember 2019," kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Senin (4/11).

Dalam kasus ini, KPK juga menetapkan lima tersangka lain, yakni asisten Nyoman, Mirawati Basri dan unsur swasta Elviyanto yang diduga penerima suap. Sedangkan pemberi suap ialah Chandry Suanda, Doddy Wahyudi, dan Zulfikar dari unsur swasta.

KPK menduga Chandry meminjam uang kepada Zulfikar sebesar Rp 2,1 miliar untuk melunasi kesepakatan pembayaran fee senilai Rp 3,6 miliar untuk Nyoman karena telah menuliskan pembuatan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) dan Surat Persetujuan Impor (SPI) dari Kementerian Perdagangan.

Fee tersebut disepakati dalam pertemuan para tersangka, di mana Nyoman akan mendapat komitmen fee sebesar Rp 1.700 hingga Rp 1.800 dari setiap kilogram bawang putih yang diimpor.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Harta | Puisi Hari Ini

Senin, 10 Februari 2020
Video

[FULL] | Singgung Film Avengers: Endgame, Pidato Jokowi di Parlemen Australia

Senin, 10 Februari 2020
Video

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

Selasa, 11 Februari 2020