KPK Perpanjang Masa Penahanan Anggota DPR PDIP I Nyoman Satu Bulan Ke Depan

Rabu, 02 Oktober 2019, 16:38 WIB
Laporan: Faisal Aristama

I Nyoman Dhamantra/Net

Tersangka kasus dugaan suap impor bawang putih I Nyoman Dhamantra diperpanjang masa penahanannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

I Nyoman yang juga anggota DPR RI Fraksi PDIP itu diperpanjang masa penahanannya selama 30 hari pertama. Terhitung sejak tanggak 7 Oktober sampai 5 November nanti.

"Penahanan tersangka IYD (I Nyoman Dhamantra) anggota DPRRI diperpanjang selama 30 hari terhitung sejak 7 Oktober sampai 5 November 2019," kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah, Rabu (2/10).

Dalam kasus ini, selain I Nyoman, KPK juga menjerat lima orang pihak swasta lainnya yakni Mirawati Basri selaku orang kepercayaan I Nyoman, Elviyanto orang dekat I Nyoman, dan tiga pihak swasta yakni Chandry Suanda alias Afung, Doddy Wahyudi, dan Zulfikar.

I Nyoman diduga telah menerima fee sekitar Rp 2 miliar dari total komitmen fee sebesar Rp 39,6 miliar. Adapun, besaran fee yang diminta I Nyoman yakni Rp 1.700 hingga Rp 1.800 per kilogram untuk pengurusan izin impor 20 ribu ton bawang putih yang akan masuk ke Indonesia.

Duit Rp 2 miliar yang sudah didapat I Nyoman itu rencananya akan digunakan untuk mengurus surat persetujuan impor (SPI). Suap tersebut berasal dari Afung sang pemilik PT Cahaya Sakti Agro.

Dalam aksinya, Afung mentransfer uang tersebut melalaui Doddy Wahyudi ke perusahaan money changer milik Nyoman PT Indocev.

Selanjutnya, proses suap untuk pengurusan bawang putih tersebut juga dibantu oleh Doddy Wahyudi, Zulfikar, Elviyanto dan Mirawati. Keempatnya mempunyai peran masing-masing dalam memuluskan izin impor komoditas hortikultura itu.

Hingga saat ini, KPK masih gencar melakukan sejumlah pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di dua kementerian yakni Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan.

Kolom Komentar


Video

Darurat Corona, Dr. Tirta: Ini Saatnya Karantina Wilayah Per Provinsi

Sabtu, 28 Maret 2020
Video

Darurat Corona! Pasien Ini Ciptakan Lagu Nge-Rap Setelah Sembuh Dari Covid-19

Minggu, 29 Maret 2020