Mangkir, Ketum FPI Beralasan Sedang Dakwah Ke Aceh

Rabu, 11 September 2019, 11:43 WIB
Laporan: Jamaludin Akmal

Ketum DPP FPI Ahmad Sobri Lubis/Net

Ketua Umum  Front Pembela Islam (FPI) Ustaz Ahmad Sobri Lubis tak bisa penuhi panggilan penyidik Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya karena sedang berdakwah di Aceh.

Kuasa hukum Sobri, Sugito Atmo Prawiro mengatakan, kliennya tidak bisa penuhi panggilan penyidik untuk dilakukan pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan makar.

"Beliau masih di Aceh lagi dakwah sehingga enggak bisa datang," ucap Sugito Atmo Prawiro kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (11/9).

Sehingga kata Sugito, Sobri Lubis menunggu pemanggilan kedua dari penyidik untuk bisa memenuhi panggilan sebagai saksi.

"Nanti kita tunggu pemanggilan kedua saja," katanya.

Walau demikian, Sugito mengaku belum mengetahui kenapa kliennya diperiksa sebagai saksi. Namun, Sugito hanya mendapat info kliennya diperiksa berkaitan dengan klaim kemenangan Prabowo saat Pilpres 2019 di Kertanegara pada 17 April 2019 kemarin. Selain itu juga berkaitan dengan ungkapan people power yang diucapkan Eggi Sudjana.

"Padahal waktu itu Ustadz Sobri enggak ada di tempat kejadian, makanya jadinya bingung kok ini dipanggil sebagai saksi, untuk perkara yang mana gitu," pungkasnya.

Diketahui, Ketua Umum DPP FPI, Ahmad Sobri Lubis akan diperiksa sebagai saksi sesuai dengan Laporan Polisi Nomor LP/B/0391/IV/2019/Bareskrim tanggal 19 April 2019 atas dugaan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara atau makar yang dilaporkan oleh Supriyanto.

Berdasarkan nomor laporan polisi tersebut, pihak terlapor ialah Eggi Sudjana yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar. Perkara yang dilaporkan adalah Tindak Pidana Pengaduan Palsu UU 1/1946 tentang KUHP Pasal 220 KUHP Pencemaran Nama Baik UU 1/1946 tentang KUHP Pasal 310 KUHP.

Laporan tersebut berkaitan dengan ungkapan People Power yang diserukan Eggi Sudjana di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan pada Rabu (17/4) lalu.

Kolom Komentar


Video

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

Kamis, 19 September 2019
Video

Kata TB Ace Hasan Syadzily Soal Stok Kader Golkar

Sabtu, 21 September 2019
Video

Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja

Sabtu, 21 September 2019