Kerja Pertama Tim Teknis Gali Temuan Iwan Bule Cs

Dedi Prasetyo/Net

Tim teknis bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnovian akan bergerak cepat dalam mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Tim yang terdiri dari 120 personel itu akan lebih dulu menggali hasil temuan yang didapat tim penyidik Polda Metro Jaya saat dipimpin Komjen Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule.

“Kita masih fokus, pertama temuan atau hasil investigasi dari tim pertama yang dipimpin Kapolda Metro (Komjen M Iriawan). Itu nanti di-assesment kembali,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (1/8).

Selanjutnya, tim akan mengkombinasikan temuan tim gabungan pencari fakta (TPGF). Tim yang dipimpin Komjen Idham Aziz saat menjabat Kapolda Metro Jaya menggantikan M Iriawan itu berisi 65 orang. Terdiri dari unsur pakar, KPK, dan Polri .

“Yang jelas secara teknis ini sudah dipersiapkan jauh lebih matang dan komperhensif, lebih mengkerucut. Semuanya akan didalami dan asesment lagi dalam rangka untuk efektivitas dan efisiensi dari tim ini bekerja,” imbuh Dedi.

Untuk masa kerja tim, sambung Dedi, dimulai dari 1 Agustus hingga 31 Oktober, setiap tiga bulan akan dilakukan evaluasi.

"Nanti kalau perlu diperpanjang, nanti diperpanjang lagi tiga bulan lagi. Dievaluasi satu semester," jelasnya.

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini menambahkan, 120 anggota personel terbaik Polri ini dikomandoi oleh Direktur Tindak Pidana Umun (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Nicko Afinta dan sebagai penanggung jawab adalah Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Idham Azis.

Kolom Komentar


Artikel Lainnya

Rachmat Yasin Diduga Minta Gratifikasi Tanah Yang Akan Dibangun Pondok Pesantren
Hukum

Rachmat Yasin Diduga Minta G..

14 Agustus 2020 03:59
KPK Akui Sempat Tunda Penahanan Rachmat Yasin Karena Akan Gelar Hajatan Nikah
Hukum

KPK Akui Sempat Tunda Penaha..

14 Agustus 2020 02:54
Sidang Jiwasraya, Ahli Asuransi Sebut Direksi Punya Wewenang Ubah Pedoman Investasi
Hukum

Sidang Jiwasraya, Ahli Asura..

14 Agustus 2020 00:28
Eks Bupati Rachmat Yasin Diduga Sunat Anggaran SKPD Rp 8,9 M Untuk Kampanye Pilkada Bogor
Hukum

Eks Bupati Rachmat Yasin Did..

13 Agustus 2020 23:57
Penyitaan Aset Kasus Jiwasraya Kembali Diprotes Saksi
Hukum

Penyitaan Aset Kasus Jiwasra..

13 Agustus 2020 23:33
Diduga Terima Gratifikasi, KPK Tahan Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin
Hukum

Diduga Terima Gratifikasi, K..

13 Agustus 2020 20:39
Buntut Dugaan Pemerasan Oleh Oknum Jaksa, KPK Periksa 63 Kepala SMPN Di Riau
Hukum

Buntut Dugaan Pemerasan Oleh..

13 Agustus 2020 17:18
Tidak Berpolitik Usai Bebas Murni, Nazaruddin: Fokus Mengejar Akhirat
Hukum

Tidak Berpolitik Usai Bebas ..

13 Agustus 2020 15:53