Pilih Jadi Mediator, Hotman Paris Bandingkan Kegantengan Dirinya Dengan Dirut Garuda Indonesia

Hotman Paris lebih memilih jadi mediator ketimbang pengacara bagi Garuda Indonesia/Net

Proses perdamaian antara Garuda Indonesia dengan Rius Vernandes tak lepas dari peran pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea. Kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk berdamai dan laporan di polisi pun resmi dicabut.

Hotman Paris sebelumnya sempat diminta Garuda Indonesia untuk jadi pengacara dalam kasus unggahan Rius soal menu tulisan tangan dalam penerbangan pesawat Garuda Indonesia. Namun, dia malah memilih untuk menjadi mediator.

"Kemarin saya diundang oleh Garuda, tapi saya lebih suka jadi juru damai. Honor nanti-nanti saja, kalau pengacara lain langsung gugat, benar nggak? Tapi saya memilih untuk menjadi juru damai," ungkap Hotman dengan gayanya glamournya, di J.J Royal Brasserie, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (19/7).

Dalam upaya perdamaian tersebut, Hotman sesekali berusaha mencairkan suasana. Seperti saat dia membandingkan ketampanannya dengan Direktur PT Garuda Indonesia, Tbk (Persero) Ari Ashkara, Rius dan pengacaranya Abraham.

"Beliau inilah Dirut Garuda Indonesia, pak Ari Ashkara mukanya mirip dengan saya. Rius yang dilaporkan juga didampingi pengacara, kurang ganteng dari saya, namanya Abraham," sebutnya.

Dalam upaya mediasinya hari ini, akhirnya Sekarga mencabut laporan di kepolisian. Hotman menekankan bahwa kasus ini tidak boleh kembali mencuat.

"Pelaku dan terlapor setuju mencabut laporan polisi dan tidak akan melanjutkan lagi perkara ini. Sepakat tidak menuntut baik perdata, pidana, atau apapun dan tidak akan menyajikan lagi pernyataan-pernyataan di media massa," tegasnya.

Pencabutan laporan ini secara resmi dilakukan dengan penandatanganan pernyataan damai antara Ketua Sekarga Tomy Tampatty dan Rius, Jumat (19/7). Keduanya dimediasi oleh Hotman Paris. Disaksikan langsung oleh Direktur PT Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Ashkara, dan Pengacara Rius, Abraham.  
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Artikel Lainnya

Rachmat Yasin Diduga Minta Gratifikasi Tanah Yang Akan Dibangun Pondok Pesantren
Hukum

Rachmat Yasin Diduga Minta G..

14 Agustus 2020 03:59
KPK Akui Sempat Tunda Penahanan Rachmat Yasin Karena Akan Gelar Hajatan Nikah
Hukum

KPK Akui Sempat Tunda Penaha..

14 Agustus 2020 02:54
Sidang Jiwasraya, Ahli Asuransi Sebut Direksi Punya Wewenang Ubah Pedoman Investasi
Hukum

Sidang Jiwasraya, Ahli Asura..

14 Agustus 2020 00:28
Eks Bupati Rachmat Yasin Diduga Sunat Anggaran SKPD Rp 8,9 M Untuk Kampanye Pilkada Bogor
Hukum

Eks Bupati Rachmat Yasin Did..

13 Agustus 2020 23:57
Penyitaan Aset Kasus Jiwasraya Kembali Diprotes Saksi
Hukum

Penyitaan Aset Kasus Jiwasra..

13 Agustus 2020 23:33
Diduga Terima Gratifikasi, KPK Tahan Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin
Hukum

Diduga Terima Gratifikasi, K..

13 Agustus 2020 20:39
Buntut Dugaan Pemerasan Oleh Oknum Jaksa, KPK Periksa 63 Kepala SMPN Di Riau
Hukum

Buntut Dugaan Pemerasan Oleh..

13 Agustus 2020 17:18
Tidak Berpolitik Usai Bebas Murni, Nazaruddin: Fokus Mengejar Akhirat
Hukum

Tidak Berpolitik Usai Bebas ..

13 Agustus 2020 15:53