Emirsyah Satar Kembali Dipanggil KPK Terkait Suap PT Garuda Indonesia

Emirsyah Satar kembali jalani pemeriksaan KPK terkait suap di PT Garuda Indonesia/Net

Mantan Direktur PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar kembali mendapat panggilan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (17/7). Emirsyah diperiksa terkait kasus dugaan suap pengadaan mesin dan pesawat Garuda Indonesia dari S.A.S Rollys-Royce P.L.C kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Pada pemeriksan hari ini, Emirsyah akan bertemu para penyidik KPK dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Pekan lalu mantan bos Garuda Indonesia ini juga sempat diperiksa sebagai saksi.

"ESA (Emirsyah Satar) akan diperiksa sebagai tersangka pengadaan pesawat dan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (17/7).

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan sedikitnya dua orang tersangka. Yakni Mantan Direktur PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dan pemilik PT Mugi Rekso Abadi Soetikno Soedarjo.

Emirsyah diduga menerima suap 1,2 juta euro dan 180 ribu dolar AS atau senilai total Rp 20 miliar dari Soetikno melalui seorang perantara.

Emirsyah juga diduga menerima barang senilai 2 juta dolar AS yang tersebar di Singapura, Australia, dan Indonesia. Barang-barang terkait suap ini berasal dari perusahaan manufaktur terkemuka asal Inggris, Rolls Royce, dalam pembelian 50 mesin pesawat Airbus SAS pada periode 2005-2014 oleh PT Garuda Indonesia.

Teranyar, KPK menemukan adanya aliran dana lintas negara dalam pengusutan perkara ini. Lembaga antirasuah ini juga telah mengantongi adanya penggunaan puluhan rekening bank asal luar negeri yang diduga berkaitan dengan aliran dana milik para tersangka suap di PT Garuda Indonesia ini.

Hingga saat ini, KPK tengah menelusuri temuan-temuan baru tersebut. KPK menelusuri melalui serangkaian pemeriksaan sejumlah saksi beberapa waktu ke depan.

"Dalam dua minggu ini KPK telah mengagendakan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk kepentingan penelurusan aliran dana dan dokumen lain yang relevan," pungkas Febri.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Ini kronologi Dua Mobil PCR untuk Surabaya Diserobot Pemprov Jatim

Jumat, 29 Mei 2020
Video

Perahu KN 3 SAUDARA Terhempas Ombak, 1 Orang Nelayan MD

Jumat, 29 Mei 2020

Artikel Lainnya

Sempat Ada Perlawanan, Tim KPK Terpaksa Dobrak Persembunyian Nurhadi Dan Keluarga
Hukum

Sempat Ada Perlawanan, Tim K..

02 Juni 2020 12:15
Bambang Widjojanto: Meski Mata Novel Baswedan Dirampok, Tapi Berhasil Tangkap Nurhadi
Hukum

Bambang Widjojanto: Meski Ma..

02 Juni 2020 11:57
Setelah Tangkap Nurhadi, Tugas Berat KPK Ciduk Harun Masiku Dan Tuntaskan Kasus Cak Imin
Hukum

Setelah Tangkap Nurhadi, Tug..

02 Juni 2020 10:58
Penangkapan Nurhadi Jadi Pintu Masuk Pemberantasan Mafia Peradilan
Hukum

Penangkapan Nurhadi Jadi Pin..

02 Juni 2020 10:11
Selain Nurhadi Dan Menantu, Ternyata KPK Juga Angkut Istri Nurhadi Tin Zuraida
Hukum

Selain Nurhadi Dan Menantu, ..

02 Juni 2020 09:29
Penangkapan Nurhadi Harus Jadi Penyemangat KPK Mencari Harun Masiku
Hukum

Penangkapan Nurhadi Harus Ja..

02 Juni 2020 09:15
Pelarian Terhenti Di Jaksel, Nurhadi Dan Menantunya Ditangkap Di Sebuah Rumah
Hukum

Pelarian Terhenti Di Jaksel,..

02 Juni 2020 00:56
DPO Sejak Februari, KPK Tangkap Nurhadi Dan Menantunya Di Jakarta Selatan
Hukum

DPO Sejak Februari, KPK Tang..

02 Juni 2020 00:31