Iwan Bule: Aneh Kalau TGPF Anggap Saya Tahu Pelaku Penyiraman Novel

Komjen Pol Mochamad Iriawan/Net

Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Mochamad Iriawan membantah kabar dia telah diperiksa oleh Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) terkait kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. Jenderal Polri berbintang tiga yang karib disapa Iwan Bule ini menyebut tidak ada gunanya juga TGPF melakukan pemeriksaan kepada dirinya.

"Saya nggak tahu apa-apa tentang pelaku penyiraman Novel, apalagi tahu pelakunya. Saya nggak ada sangkut paut dengan kasus ini," ujar Iwan kepada wartawan, Minggu (14/7).

Meski begitu, dia membenarkan pernah bertemu dengan orang TGPF. Tetapi konteksnya hanya berbincang dan bertanya seputar pertemuan dia dengan Novel.

Saat itu, dijelaskan Iwan, dia menyebut pertemuan bersama Novel membahas sinergitas fungsi penegakan hukum di antara Polri dan KPK. Hal ini terkait dengan status Novel menjadi penyidik di lembaga antirasuah tersebut.

"Saya diskusi masalah sinergitas Polri dan KPK dalam penanganan korupsi. Kala itu Novel datang bersama Brigadir Arif, itu sahabat dia. Dia anak buah saya di Brimob Polda Metro Jaya," jelasnya.

Iwan Bule menerangkan, pertemuannya dengan Novel Baswedan kala itu juga terkait dengan penangananan kasus korupsi besar. Kasus-kasus tersebut dapat masuk ke sektor-sektor yang belum bisa diungkap KPK. Semisal mafia pangan.

Lanjut Iwan, dia mengaku juga pernah mengingatkan Novel soal adanya ancaman keselamatan dalam tugasnya sebagai penyidik KPK. Bagi Iwan, jika peringatannya itu kemudian menjadikan TGPF perlu memeriksa dia, tentu hal itu adalah satu hal aneh.

"Mereka juga berasumsi bahwa saya tahu pelaku penyiraman ke Novel. Ini kan aneh," pungkasnya.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Artikel Lainnya

Rachmat Yasin Diduga Minta Gratifikasi Tanah Yang Akan Dibangun Pondok Pesantren
Hukum

Rachmat Yasin Diduga Minta G..

14 Agustus 2020 03:59
KPK Akui Sempat Tunda Penahanan Rachmat Yasin Karena Akan Gelar Hajatan Nikah
Hukum

KPK Akui Sempat Tunda Penaha..

14 Agustus 2020 02:54
Sidang Jiwasraya, Ahli Asuransi Sebut Direksi Punya Wewenang Ubah Pedoman Investasi
Hukum

Sidang Jiwasraya, Ahli Asura..

14 Agustus 2020 00:28
Eks Bupati Rachmat Yasin Diduga Sunat Anggaran SKPD Rp 8,9 M Untuk Kampanye Pilkada Bogor
Hukum

Eks Bupati Rachmat Yasin Did..

13 Agustus 2020 23:57
Penyitaan Aset Kasus Jiwasraya Kembali Diprotes Saksi
Hukum

Penyitaan Aset Kasus Jiwasra..

13 Agustus 2020 23:33
Diduga Terima Gratifikasi, KPK Tahan Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin
Hukum

Diduga Terima Gratifikasi, K..

13 Agustus 2020 20:39
Buntut Dugaan Pemerasan Oleh Oknum Jaksa, KPK Periksa 63 Kepala SMPN Di Riau
Hukum

Buntut Dugaan Pemerasan Oleh..

13 Agustus 2020 17:18
Tidak Berpolitik Usai Bebas Murni, Nazaruddin: Fokus Mengejar Akhirat
Hukum

Tidak Berpolitik Usai Bebas ..

13 Agustus 2020 15:53