Jaksa Agung Minta Baiq Nuril Tidak Usah Khawatir

Jumat, 12 Juli 2019, 14:22 WIB
Laporan: Idham Anhari

Jaksa Agung HM. Prasetyo bersama Rieke Diah dan Baiq Nuril/RMOL

Jaksa Agung HM. Prasetyo meminta terpidana Baiq Nuril tidak perlu khawatir akan dieksekusi perihal kasus yang menjeratya.

"Sekali lagi untuk ibu Baiq Nuril tidak perlu khawatir, tidak perlu merasa ketakutan segera dieksekusi, dimasukkan ke balik jeruji besi, tidak," kata Prasetyo menerima Baiq Nuril dan pendampingnya anggota DPR Rieke Diah Pitaloka di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (12/7).

Soal perjalanan kasus yang menimpa Baiq Nuril, Prasetyo mengaku akan melihat dinamika yang berkembang. Selain itu, menurutnya, Presiden Joko Widodo juga memberikan perhatian khusus pada kasus ini, terlebih perihal pemberian amnesti.

"Saya saat melapor kepada beliau, saya sudah tahu beliau akan memberikan amnesti," tuturnya.

MA lewat putusan kasasi pada 26 September 2018 menghukum Baiq Nuril selama 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan. Baiq Nuril dianggap telah melanggar Pasal 27 Ayat 1 juncto Pasal 45 Ayat 1 UU 11/2008 tentang ITE. Baiq Nuril sempat mengajukan PK namun ditolak oleh MA.

Baiq Nuril dinyatakan bersalah menyebarkan rekaman tindakan asusila. Padahal Nuril adalah korban pelecehan seksual oleh atasannya yang merupakan kepala sekolah di satu instutusi pendidikan tempat Nuril bekerja. Karena menyebarkan rekaman itu, akhirnya Nuril divonis penjara 6 bulan dan denda Rp 500 juta pada tingkat kasasi di Mahkamah Agung.

Akhirnya Nuril bersama kuasa hukumnya berencana mengajukan amnesti ke Presiden. Bahkan pada Senin lalu (8/7), Nuril bersama-sama kuasa hukumnya menemui Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly Usai pertemuan itu, Yasonna telah memberikan surat rekomendasi pemberian amnesty untuk Baiq Nuril kepada Presiden Joko Widodo. Jokowi sendiri telah memberikan sinyalemen bakal memberikan amnesti untuk Baiq Nuril.

Kolom Komentar


Video

Pelita Gelar Doa Bersama Nyelameti Ibu Pertiwi

Senin, 21 Oktober 2019
Video

Pencuri di Semarang Hanya Butuh 10 Detik Gasak Motor

Senin, 21 Oktober 2019
Video

Tidak Ada Tindakan Tegas, Perekonomian Bisa di Bawah 5 Persen

Selasa, 22 Oktober 2019