Kwik Kian Gie Menahan Diri Tidak Komentari Putusan Bebas Syafruddin Temenggung

Kwik Kian Gie/RMOL

Ekonom senior Kwik Kian Gie baru saja menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam kasus dugaan suap obligor Bantuan Likuditas Bank Indonesia (BLBI) kepada BPPN.

Kwik yang mengenakan kemeja biru keluar dari gedung antirasuah sekitar pukul 11.45 WIB, dia datang bersama asistennya pada pukul 10.04 WIB. Kwik mengaku pemeriksaannya hari ini sama dengan pemeriksaan beberapa tahun lalu.

"Sama saja yang dahulu, sama seperti waktu pertama kali (diperiksa), sehingga sebetulnya semua pertanyaan hampir sama, jawabannya hampir sama," kata Kwik kepada awak media di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/7).

"Saya dipanggil dalam surat panggilannya itu mengatakan, urusannya itu urusan Pak Sjamsul Nursalim, sehingga saya memberikan keterangan tentang masalah Pak Sjamsul Nursalim yang banyak sekali dan semuanya tertulis. Tetapi semuanya sudah saya serahkan," sambungnya.

Saat diminta pendapat terkait putusan Mahkamah Agung (MA) yang memutuskan bebas terdakwa suap BLBI Syafruddin Arsyad Temenggung, Kwik enggan memberikan komentar.

Menurut mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional era Presiden Megawati Soekarnoputeri ini, dirinya tentu mempunyai pandangan terkait kasus ini, hanya saja dia enggan berkomentar.

"Saya lebih baik tidak memberi komentar. Saya tentu dalam tim saya mempunyai pendapat, tapi saya kira sangat tidak bijaksana kalau memberi respon tentang itu, dan untuk diri saya sendiri juga tidak baik," demikian Kwik.

Dua ekonom senior Kwik Kian Gie dan Rizal Ramli diundangn penyidik KPK memberikan keterangan terkait tersangka suap obligor BLBI dengan tersangka Sjamsul Nursalim. Namun, Rizal berhalangan hadir dan akan dijadwalkan ulang oleh penyidik KPK.

"Bapak Rizal Ramli menyampaikan pada penyidik belum bisa hadir hari ini dan meminta dijadwalkan kembali. KPK akan jadwalkan ulang pemeriksaan tersebut minggu depan," kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah, Kamis (11/7).

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Perusahaan BUMN Dalam Korupsi Proyek Jembatan Di Kabupaten Kampar Rugikan Keuangan Negara Rp 50 M
Hukum

Perusahaan BUMN Dalam Korups..

30 September 2020 03:27
Hary Prasetyo Akui Ada Praktek Window Dressing Laporan Keuangan Jiwasraya
Hukum

Hary Prasetyo Akui Ada Prakt..

29 September 2020 23:28
KPK Kembali Perpanjang Masa Tahanan 6 Tersangka Suap APBD Jambi
Hukum

KPK Kembali Perpanjang Masa ..

29 September 2020 21:46
Kasus Korupsi Proyek Jembatan Di Kampar Riau Terungkap, KPK Tahan Dua Tersangka
Hukum

Kasus Korupsi Proyek Jembata..

29 September 2020 19:22
Berkas Lengkap, Eks Sekretaris MA Nurhadi Dan Menantunya Diserahkan Ke JPU KPK
Hukum

Berkas Lengkap, Eks Sekretar..

29 September 2020 18:13
Jampidsus Persilakan JPU Dan Hakim Panggil ST Burhanuddin Dan Hatta Ali
Hukum

Jampidsus Persilakan JPU Dan..

29 September 2020 09:59
Bupati Kutim Ismunandar Dkk Tetap Ditahan Di Rutan KPK Hingga 30 Hari Ke Depan
Hukum

Bupati Kutim Ismunandar Dkk ..

29 September 2020 02:35
Maafkan Tersangka, Ahok Akhirnya Cabut Laporan Polisi Kasus Pencemaran Nama Baik
Hukum

Maafkan Tersangka, Ahok Akhi..

28 September 2020 22:20