KERUSUHAN 21-22 MEI

32 Orang Masih Hilang, Komnas HAM Minta Keluarga Terus Koordinasi

Foto: Net

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia masih mendalam keberadaan 32 orang yang belum ditemukan pasca kerusuhan 21-22 Mei lalu di Jakarta.

Awalnya, Komnas HAM menerima laporan data dari tim advokat korban kerusuhan bahwa ada 70 orang yang hilang. Namun setelah diverifikasi jumlahnya berkurang menjadi 32 orang yang masih dianggap hilang.

"Sebagian yang dilaporkan hilang menjadi tahanan polisi," kata Komisioner Komnas HAM Amiruddin Al Rahab di kantornya, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Hingga ini, kata Amiruddin, Komnas HAM terus berupaya mencari puluhan orang yang hilang tersebut. Ia berharap keluarga yang merasa ada anggotanya yang hilang bisa terus berkoordinasi dengan lembaganya.

"Ada juga keluarga yang merasa anggotanya hilang, kami tanya tapi belum dikasih tahu informasi kehilangannya. Sebenarnya hilang atau menghilangkan diri," ujarnya.

Selain itu juga Komnas HAM tengah menyelidiki dugaan adanya pelanggaran HAM dalam kerusuhan 21-22 Mei. Hasilnya akan dipublikasikan pada akhir Juli ini.

"Sekarang masih proses," imbuh Amiruddin.

Komnas HAM menjadi lembaga yang banyak menerima aduan terkait kerusuhan 21-22 Mei. Laporan yang masuk di antaranya dugaan penganiayaan yang dilakukan personel polisi saat mengamankan unjuk rasa.
EDITOR:

Kolom Komentar


Artikel Lainnya

Rachmat Yasin Diduga Minta Gratifikasi Tanah Yang Akan Dibangun Pondok Pesantren
Hukum

Rachmat Yasin Diduga Minta G..

14 Agustus 2020 03:59
KPK Akui Sempat Tunda Penahanan Rachmat Yasin Karena Akan Gelar Hajatan Nikah
Hukum

KPK Akui Sempat Tunda Penaha..

14 Agustus 2020 02:54
Sidang Jiwasraya, Ahli Asuransi Sebut Direksi Punya Wewenang Ubah Pedoman Investasi
Hukum

Sidang Jiwasraya, Ahli Asura..

14 Agustus 2020 00:28
Eks Bupati Rachmat Yasin Diduga Sunat Anggaran SKPD Rp 8,9 M Untuk Kampanye Pilkada Bogor
Hukum

Eks Bupati Rachmat Yasin Did..

13 Agustus 2020 23:57
Penyitaan Aset Kasus Jiwasraya Kembali Diprotes Saksi
Hukum

Penyitaan Aset Kasus Jiwasra..

13 Agustus 2020 23:33
Diduga Terima Gratifikasi, KPK Tahan Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin
Hukum

Diduga Terima Gratifikasi, K..

13 Agustus 2020 20:39
Buntut Dugaan Pemerasan Oleh Oknum Jaksa, KPK Periksa 63 Kepala SMPN Di Riau
Hukum

Buntut Dugaan Pemerasan Oleh..

13 Agustus 2020 17:18
Tidak Berpolitik Usai Bebas Murni, Nazaruddin: Fokus Mengejar Akhirat
Hukum

Tidak Berpolitik Usai Bebas ..

13 Agustus 2020 15:53