Tak Ada Permasalahan, KY Hormati Keputusan MA Soal Baiq Nuril

Sukma Violetta/RMOL

Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia mengaku menghormati putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak peninjauan kembali (PK) terpidana Baiq Nuril.

Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY Sukma Violetta mengatakan, pihaknya sangat menghormati putusan independensi seorang hakim agung.

"Dalam hal itu memang Komisi Yudisial harus mengikuti sebagaimana di negara-negara lain, dimana kita secara universal perlu menghormati independensi hakim karena itu khusus apabila terkait dengan putusannya kami menghargai yang sudah diputuskan," ucap Sukma Violetta kepada Kantor Berita RMOL di Kantor Komisi Yudisial (KY), Jakarta Pusat, Senin (8/7).

Terkait putusan MA, Sukma mengaku belum mendapatkan laporan dari masyarakat terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan seorang hakim agung.

"Terhadap putusan PK belum ada laporan yang diajukan kepada Komisi Yudisial," ujarnya.

Meski demikian, Sukma mempersilakan kepada masyarakat bila ingin melaporkan segala sesuatunya terkait dengan penolakan PK kasus Baiq Nuril oleh MA.

"Tetap bisa (melaporkan), jadi kemarin sudah ada yang melaporkan kepada Komisi Yudisial terkait dengan putusan kasasi. Sudah diputuskan sekiranya ada lagi yang akan menyampaikan kepada Komisi Yudisial laporan atas putusan PK silahkan, nanti akan kami periksa lagi," pungkasnya.
EDITOR: AZAIRUS ADLU

Kolom Komentar


Artikel Lainnya

Rachmat Yasin Diduga Minta Gratifikasi Tanah Yang Akan Dibangun Pondok Pesantren
Hukum

Rachmat Yasin Diduga Minta G..

14 Agustus 2020 03:59
KPK Akui Sempat Tunda Penahanan Rachmat Yasin Karena Akan Gelar Hajatan Nikah
Hukum

KPK Akui Sempat Tunda Penaha..

14 Agustus 2020 02:54
Sidang Jiwasraya, Ahli Asuransi Sebut Direksi Punya Wewenang Ubah Pedoman Investasi
Hukum

Sidang Jiwasraya, Ahli Asura..

14 Agustus 2020 00:28
Eks Bupati Rachmat Yasin Diduga Sunat Anggaran SKPD Rp 8,9 M Untuk Kampanye Pilkada Bogor
Hukum

Eks Bupati Rachmat Yasin Did..

13 Agustus 2020 23:57
Penyitaan Aset Kasus Jiwasraya Kembali Diprotes Saksi
Hukum

Penyitaan Aset Kasus Jiwasra..

13 Agustus 2020 23:33
Diduga Terima Gratifikasi, KPK Tahan Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin
Hukum

Diduga Terima Gratifikasi, K..

13 Agustus 2020 20:39
Buntut Dugaan Pemerasan Oleh Oknum Jaksa, KPK Periksa 63 Kepala SMPN Di Riau
Hukum

Buntut Dugaan Pemerasan Oleh..

13 Agustus 2020 17:18
Tidak Berpolitik Usai Bebas Murni, Nazaruddin: Fokus Mengejar Akhirat
Hukum

Tidak Berpolitik Usai Bebas ..

13 Agustus 2020 15:53