Dewan Pers Akan Kaji Istilah Tim Mawar Pada Artikel Tempo

Hendri CH Bangun (tengah)/RMOL

Mediasi perkara antara mantan Komandan Tim Mawar Kopassus, Mayjen TNI (Purn) Chairawan dengan pihak majalah Tempo yang difasilitasi Dewan Pers gagal mencapai kesepakatan.

Wakil Ketua Dewan Pers, Hendri CH Bangun menyebutkan, setelah mendengar pandangan kedua belah pihak terdapat satu poin yang harus diselesaikan.

"Satu poin yang harus diputuskan dalam sidang pleno Dewan Pers yang dihadiri sembilan anggota," ujar Hendri di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Selasa (18/6).

Namun dari hasil pertemuan tersebut, kata Hendri, Dewan Pers telah membuat kesimpulan sementara.

"Kesimpulan sementara kami bahwa itu adalah bentuk jurnalistik investigatif yang sesuai azas-azas yang dituntut untuk sebuah berita investigasi," jelasnya.

Ihwal keberatan Chairawan terhadap penggunaan istilah Tim Mawar, Hendri memastikan hal tersebut akan dikaji sesuai kode etik jurnalistik.

"Memang masih menjadi persoalan apakah terjadi pelanggaran kode etik atau tidak pada istilah Tim Mawar itu," tukasnya.

Di artikel majalah Tempo edisi 10 Juni ‎2019, mantan anggota Tim Mawar, Fauka Noor Farid, diduga terkait dengan aksi kerusuhan tersebut dan disebut pula berada di sekitar Bawaslu saat kerusuhan.
EDITOR:

Kolom Komentar


Artikel Lainnya

Rachmat Yasin Diduga Minta Gratifikasi Tanah Yang Akan Dibangun Pondok Pesantren
Hukum

Rachmat Yasin Diduga Minta G..

14 Agustus 2020 03:59
KPK Akui Sempat Tunda Penahanan Rachmat Yasin Karena Akan Gelar Hajatan Nikah
Hukum

KPK Akui Sempat Tunda Penaha..

14 Agustus 2020 02:54
Sidang Jiwasraya, Ahli Asuransi Sebut Direksi Punya Wewenang Ubah Pedoman Investasi
Hukum

Sidang Jiwasraya, Ahli Asura..

14 Agustus 2020 00:28
Eks Bupati Rachmat Yasin Diduga Sunat Anggaran SKPD Rp 8,9 M Untuk Kampanye Pilkada Bogor
Hukum

Eks Bupati Rachmat Yasin Did..

13 Agustus 2020 23:57
Penyitaan Aset Kasus Jiwasraya Kembali Diprotes Saksi
Hukum

Penyitaan Aset Kasus Jiwasra..

13 Agustus 2020 23:33
Diduga Terima Gratifikasi, KPK Tahan Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin
Hukum

Diduga Terima Gratifikasi, K..

13 Agustus 2020 20:39
Buntut Dugaan Pemerasan Oleh Oknum Jaksa, KPK Periksa 63 Kepala SMPN Di Riau
Hukum

Buntut Dugaan Pemerasan Oleh..

13 Agustus 2020 17:18
Tidak Berpolitik Usai Bebas Murni, Nazaruddin: Fokus Mengejar Akhirat
Hukum

Tidak Berpolitik Usai Bebas ..

13 Agustus 2020 15:53