Ketua Komnas HAM Sebut 4 Korban Tewas Kerusuhan 21-22 Mei Akibat Tembakan Peluru Tajam

Ahmad Taufan Damanik/Repro

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik menyebut pihaknya telah membentuk Tim Pencari Fakta untuk mengunngkap kebenaran di balik kerusuhan 21-22 Mei lalu.

Hal itu diungkapnya saat wawancara dengan Balques Manisang untuk program Fakta Tvone yang tayang pada Senin (3/6) kemarin.

Kepada Ahmad, Balques sempat menanyakan jumlah korban berdasarkan pengamatan Komnas HAM. Hanya saja, Ahmad menyebut pihaknya belum bisa memastikan jumlahnya karena masih dalam tahap pengumpulan data.

Namun ia menyebut jumlah korban meninggal dalam kerusuhan itu ada delapan. Empat di antaranya belum sempat diautopsi karena segera dibawa pulang oleh pihak keluarga.

"Tapi ada empat yang sudah diautopsi dan itu jelas karena peluru tajam. (Mereka) ditembak satu peluru di bagian tertentu dalam tubuhnya," ujar Ahmad.

Salah satu korban yang terkena tembakan peluru tajam adalah Harun. Ahmad menyebut, remaja 16 tahun itu tertembak peluru di bagian bahu kiri yang tembus hingga ke bagian tubuh kanannya.

Ketua Komnas HAM juga menuturkan kebingungan keluarga korban saat berusaha membawa pulang jenazah. Menurutnya, sebagian keluarga tidak paham proses pengambilan karena ada sejumlah hal yang perlu dilakukan termasuk penandatanganan surat pernyataan.

"Surat pernyataan itu kan berupa prosedur autopsi. Bukan tidak menuntut pada kasusnya. Jadi (pihak keluarga) tidak usah khawatir terhadap surat itu," jelasnya.

Menurutnya, surat pernyataan yang ditandatangani keluarga korban bukan berarti kasus pembunuhan terhadap anggota keluarganya itu terhenti dan tidak bisa diusut tuntas jika ada pelanggaran pidana.
EDITOR:

Kolom Komentar


Video

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Jumat, 22 Januari 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • JK, Buat Kejutan Apa di 2024?

Selasa, 26 Januari 2021
Video

Klarifikasi Ambroncius Nababan

Selasa, 26 Januari 2021

Artikel Lainnya

Dalam Waktu Dekat Kejagung Bakal Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Asabri
Hukum

Dalam Waktu Dekat Kejagung B..

27 Januari 2021 23:22
Usut Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan, Kejagung Sudah Periksa 34 Saksi
Hukum

Usut Dugaan Korupsi BPJS Ket..

27 Januari 2021 22:07
KPK Dalami Dugaan Adanya Arahan Khusus Dari Juliari Batubara Soal Suap Bansos
Hukum

KPK Dalami Dugaan Adanya Ara..

27 Januari 2021 21:38
Saksi Kasus Edhy Prabowo Diduga Tidak Jujur, KPK Siapkan Jerat Pasal Merintangi Penyidikan
Hukum

Saksi Kasus Edhy Prabowo Did..

27 Januari 2021 21:18
Dari Kesaksian Alayk Mubarok, Diduga Uang Suap Benur Juga Diterima Iis Rosyita Dewi
Hukum

Dari Kesaksian Alayk Mubarok..

27 Januari 2021 20:50
Fakta Baru Kasus Ekspor Benur, KPK: Edhy Prabowo Beli Dan Minum Wine Pakai Uang Hasil Suap
Hukum

Fakta Baru Kasus Ekspor Benu..

27 Januari 2021 20:36
Dengan Memproses Abu Janda Dan Deny Siregar, Jadi Bukti Komitmen Listyo Sigit Sebagai Kapolri
Hukum

Dengan Memproses Abu Janda D..

27 Januari 2021 19:03
Wanita Cantik Ini Bungkam Usai 6 Jam Diperiksa KPK Pada Kasus Edhy Prabowo
Hukum

Wanita Cantik Ini Bungkam Us..

27 Januari 2021 18:06