KPK Sudah Selesai Hitung Duit Suap Bowo, Total Rp 8,45 Miliar

Kamis, 23 Mei 2019, 20:23 WIB | Laporan: Faisal Aristama

Foto: Net

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah selesai menghitung jumlah uang yang disita dari kantor PT Inersia milik anggota DPR dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso.

Diduga, uang itu terkait suap distribusi pupuk yang akan dialokasikan untuk serangan fajar pencalegan Bowo di Pemilu 2019.

"Uang yang ditemukan KPK dalam 84 kardus dan dua kontainer plastik di PT. Inersia pasca OTT beberapa waktu lalu telah selesai dihitung. Total nilai uang Rp 8,45 miliar. Perhitungan dilakukan sejak 29 Maret-10 Mei 2019," papar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (23/5).

"Uang ersebut saat ini telah disita dan bagian dari berkas perkara," imbuhnya.

Selain Bowo, KPK juga menetapkan dua tersangka lainnya yaitu Indung alias (IND) dari pihak swasta dan Manager PT Humpuss Transportasi Kimia, Asty Winasti alias.

Bowo Sidik diduga meminta fee sebesar 2 dolar AS per metric ton kepada PT HTK untuk biaya angkut pupuk.

Diduga sudah tujuh kali hadiah atau siap diterima Bowo Sidik dari PT HTK. Bukan hanya dari PT HTK, suap juga diterima Bowo dari pengusaha lain, Totalnya mencapai Rp 8 miliar lebih. 
EDITOR:

Kolom Komentar


Video

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

Kamis, 08 Agustus 2019
Video

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Jumat, 09 Agustus 2019
Video

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Rabu, 14 Agustus 2019