Tidak Ada Jebakan, Romi Ditangkap Berdasarkan Info Masyarakat

Sabtu, 16 Maret 2019, 14:56 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

Jumpa pers KPK/RMOL

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah keras pernyataan Anggota DPR RI dari Fraksi PPP M. Romahurmuziy yang mengaku dijebak dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).

"Menurut saya tidak ada sama sekali proses penjebakan itu. Jebakan itukan berarti ada orang KPK yang menjebak beliau (Romi)," kata Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif saat jumpa pers di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (16/3).

Laode menjelaskan, dalam OTT yang berlangsung pada Jumat siang kemarin, pihaknya bertindak berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat. Setelah itu, tim KPK melakukan pemantauan.

Buktinya, saat itu Romi memang tengah bersama dua tersangka lainnya (pemberi suap), Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Gresik, Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Jatim, Haris Hassanudin.

"Pertemuan itu antara teman-teman beliau sendiri. Itu mereka bertemu secara biasa," ujar Laode.

Romi resmi ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi di Kementerian Agama. Terkait OTT itu, penyidik mengamankan uang sebanyak Rp 156.758.000.
Tag:

Kolom Komentar


loading