8 Saksi Kasus Ahmad Dhani Cabut BAP, Pengacara Lapor Propam

Aldwin Rahadian/RMOL Jatim

Tim penasehat hukum Ahmad Dhani menilai adanya kejanggalan terkait banyaknya saksi yang mencabut Berita Acara Pemeriksaan (BAP) mereka saat dihadirkan ke persidangan. Mereka akan melaporkan penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim ke Propam Mabes Polri.

“Tidak hanya saksi dalam sidang kali ini, tapi saksi-saksi sidang sebelumnya,” kata Aldwin Rahardian, ketua tim penasehat hukum Ahmad Dhani  usai persidangan di PN Surabaya, Kamis (14/3), seperti dilansir RMOL Jatim.

Aldwin mengatakan dari 9 saksi fakta yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), ada 8 orang saksi yang mencabut BAP, karena keterangan yang tertulis tidak sesuai dengan fakta yang mereka ketahui.

Ditambahkan Aldwin, alasan para saksi mencabut BAP tersebut, karena ada pernyataan dalam BAP itu yang bukan jawaban dari para saksi. “Pada fakta yang diperlihatkan di video dan semuanya dicabut,” ujar Aldwin.

Terkait kejanggalan tersebut, pihaknya meminta kepada DPR RI untuk mengawasi jalannya persidangan Ahmad Dhani. Aldwin menambahkan, pihaknya juga akan mengadukan para penyidik ke Propam Mabes Polri. Ada
dugaan para saksi tersebut diarahkan saat memberikan keterangan di hadapan penyidik.

“Kita akan adukan ke Mabes Polri ke bagian pengawasannya Propam untuk mengkonfirmasi para penyidik itu. Kita akan laporkan," terang Aldwin.

Cabut BAP
 
Dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, hari ini, Ivan Yunus adalah saksi fakta ke 9 yang dihadirkan JPU yagn mencabut sejumlah keterangannya dalam BAP.

Keterangan yang dicabut saksi itu adalah isi dari Point ke 7 yang dianggap tidak sesuai dengan peristiwa yang terjadi. “Dicabut saja kalau tidak sesuai fakta, itu asumsi saya saja,"kata Ivan Yunus.

Sikap serupa disampaikan Ivan saat dicecar penasehat hukum Dhani  terkait apakah dirinya mengetahui dan mengenal foto pendemo.

“Tidak, saya tidak mengenal, saya hanya ditunjukan oleh petugas. Kalau tidak sesuai dicabut saja," ujar saksi yang bekerja sebagai resepsionit Hotel Mojopahit itu.

Bukan itu saja, Ivan juga mencabut keterangannya terkait pasal yang ia sebutkan dalam BAP. Ivan mengaku, dirinya tidak pernah memberikan keterangan terkait pasal.

“Saya tidak tahu, saya cabut. Waktu itu hanya diterangkan pasal-pasal saja sama polisi," ujar Ivan.

Ivan mengaku saat kejadian mendengar ada umpatan-umpatan dari para pendemo kepada Ahmad Dhani untuk meninggalkan Surabaya.  

“Saya mendengarkan kalimat “hancurkan Ahmad Dhani” dan meminta Dhani untuk segera kembali ke Jakarta," ujar Ivan.

Menanggapi kesaksian resepsionis Hotel Mojopahit itu, Dhani mengakui jika apa yang disampaikan Ivan adalah keterangan yang jujur.

“Keterangan yang disampaikan oleh saksi adalah jujur majelis hakim. Dari sekian saksi, dia yang berkata jujur mengenai saya," tandas Dhani.

Kolom Komentar


Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Tragedi Nanggala, Lalu Apa?

Kamis, 06 Mei 2021
Video

Farah Zoomtalk Spesial Ramadhan • Bincang Buku Rahasia Kesehatan Rasulullah

Minggu, 09 Mei 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Mengenal Tradisi Ramadhan Di Uzbekistan

Senin, 10 Mei 2021

Artikel Lainnya

Hari Ini, JPU KPK Hadirkan 12 Saksi Di Sidang Edhy Prabowo Dkk
Hukum

Hari Ini, JPU KPK Hadirkan 1..

11 Mei 2021 11:11
Rio Capella Ungkit Kasus Bibit, Chandra, Dan Samad Yang Tanpa Kontrol Saat Pimpin KPK
Hukum

Rio Capella Ungkit Kasus Bib..

11 Mei 2021 10:29
Sidang Tes Swab, Habib Rizieq Hadirkan Ketum PA 212 Jadi Saksi Meringankan
Hukum

Sidang Tes Swab, Habib Rizie..

11 Mei 2021 08:56
Said Salahudin Serukan Pemohon Sengketa PSU Di MK Tuntut KPU, Jika Gugatan Pilkada Jilid II Dianggap Tidak Berkepastian Hukum
Hukum

Said Salahudin Serukan Pemoh..

11 Mei 2021 05:57
Kenapa PSU Pilkada 2020 Kembali Digugat? Begini Penjelasan Jubir MK
Hukum

Kenapa PSU Pilkada 2020 Kemb..

11 Mei 2021 02:29
Ahli Pidana Nilai Program Kapolri Listyo Bangun Format Polisi Masa Depan
Hukum

Ahli Pidana Nilai Program Ka..

10 Mei 2021 22:01
Tertangkap KPK-Bareskrim Polri, Bupati Nganjuk Berlakukan Tarif Jabatan Mulai Mulai Rp 10 Juta Sampai Rp 150 Juta
Hukum

Tertangkap KPK-Bareskrim Pol..

10 Mei 2021 18:55
Besok, Bupati Nganjuk Novi Rahman Dan 6 Tersangka Lainnya Akan Dipampang Di Bareskrim Polri
Hukum

Besok, Bupati Nganjuk Novi R..

10 Mei 2021 18:36